Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 10 Agustus 2026 | 15:53 WIB
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan instruksi kepada anak latihnya saat melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom]
baca 10 detik
  • PSSI menunda jadwal evaluasi Timnas Indonesia pada Senin, 10 Agustus 2026, karena kesibukan Ketua Umum Erick Thohir.
  • Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah finis di peringkat ketiga Grup A.
  • John Herdman tetap mempertahankan posisinya sebagai pelatih karena PSSI belum mengambil keputusan terkait nasibnya.

Suara.com - Posisi John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia masih aman meski Skuad Garuda gagal mencapai target di Piala AFF 2026. Ini setelah PSSI menunda evaluasi pasca kegagalan itu.

PSSI memang belum melakukan evaluasi terhadap Herdman dan Timnas Indonesia setelah tersingkir di fase grup.

Agenda tersebut sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Senin (10/8/2026) malam WIB, tetapi harus ditunda karena Ketua Umum PSSI Erick Thohir masih memiliki agenda sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Sekjen PSSI Yunus Nusi memastikan evaluasi tetap akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Ia menyebut evaluasi merupakan agenda yang rutin dilakukan PSSI, baik ketika Timnas Indonesia meraih hasil positif maupun saat mengalami kegagalan.

Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum melawan Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum melawan Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]

"Ya biasa, sebagaimana yang selalu dilakukan oleh Ketua PSSI, baik itu Timnas Indonesia kita berprestasi maupun tidak," kata Yunus Nusi kepada awak media di Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Kegagalan di Piala AFF 2026 memang menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI.

Timnas Indonesia yang sebelumnya memasang target tinggi justru harus terhenti sebelum semifinal setelah hanya finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan.

Timnas Indonesia sempat membuka turnamen dengan hasil meyakinkan.

baca juga

Skuad Garuda mengalahkan Kamboja 5-1 dan kemudian menang 3-0 atas Timor Leste.

Namun, laju positif tersebut tidak berlanjut pada dua pertandingan terakhir.

Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam sebelum bermain imbang 1-1 dengan Singapura pada laga penentuan di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Hasil itu membuat Indonesia gagal memenuhi target untuk melaju ke semifinal.

Vietnam dan Singapura menjadi dua wakil Grup A yang berhak melanjutkan perjalanan di turnamen.

Yunus Nusi mengatakan hasil tersebut tetap akan menjadi bahan pembahasan PSSI.

Evaluasi akan dilakukan untuk melihat berbagai hal yang berkaitan dengan perjalanan Timnas Indonesia selama Piala AFF 2026.

"Akan ada diskusi dan evaluasi dari semua event yang dilakukan, termasuk dengan Timnas Indonesia yang gagal di Piala AFF 2026," tegasnya.

"Harusnya malam ini, tapi Ketua PSSI tiba-tiba ada kegiatan kementerian lainnya, mungkin di waktu atau beberapa hari ke depan kita akan ada evaluasi," jelasnya.

Meski hasil Piala AFF 2026 mengecewakan, belum ada keputusan mengenai nasib John Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut masih memiliki kontrak sekitar satu setengah tahun bersama Timnas Indonesia, dengan opsi perpanjangan hingga 2029.

John Herdman pun sejatinya ditargetkan meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030.

Dengan demikian, Herdman masih memiliki kesempatan untuk membenahi tim pada agenda berikutnya.

Timnas Indonesia akan segera menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada periode FIFA Matchday, 21 September hingga 6 Oktober 2026.

Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah untuk ajang tersebut.

Turnamen ini terbagi dalam dua kasta, yakni Divisi 1 dan Divisi 2.

Divisi 1 diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup.

Timnas Indonesia berada di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner

Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Ter Stegen Geser Maarten Paes sebagai Kiper Nomor 1, Fans Ajax Kasih Reaksi Mengejutkan

Ter Stegen Geser Maarten Paes sebagai Kiper Nomor 1, Fans Ajax Kasih Reaksi Mengejutkan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:31 WIB

India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:49 WIB

Terkini

Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman

Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!

Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:53 WIB

BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026

BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi

Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat

Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat

Malang | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi

Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu

Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI

Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik

Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

×