- Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menyiapkan peran baru bagi bek Rizky Ridho untuk musim 2026/2027.
- Persija sukses mengalahkan Brisbane Roar dengan skor 4-0 dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium, Sabtu (29/8/2026).
- Ridho diinstruksikan bergerak maju ke area tengah menyerupai gelandang saat Persija sedang menguasai bola.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tampaknya menyiapkan peran berbeda untuk Rizky Ridho pada musim 2026/2027.
Bek berusia 24 tahun tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting dalam sistem permainan yang akan diterapkan Shin di Macan Kemayoran.
Gambaran mengenai rencana tersebut terlihat saat Persija menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026).
Pertandingan itu sekaligus menjadi bagian dari agenda launching tim Persija untuk musim 2026/2027.
Persija tampil dominan dan berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-0.
Dua gol Macan Kemayoran dicetak Alexander Jeremejeff, sedangkan Kerim Memija menyumbangkan satu gol dan satu gol lainnya lahir melalui bunuh diri kiper Brisbane Roar, Dean Bouzanis.
![Para pemain Timnas Indonesia termasuk Rizky Ridho saat menjalani pemusatan latihan di Bali jelang Piala AFF 2026. [Dok. KitaGaruda]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/14/69735-timnas-indonesia-rizky-ridho.jpg)
Namun, bukan hanya skor telak yang menarik perhatian dari pertandingan tersebut.
Shin Tae-yong juga memberikan instruksi berbeda kepada Rizky Ridho selama Persija membangun serangan.
Ridho yang biasanya beroperasi sebagai bek tengah terlihat beberapa kali bergerak lebih maju ketika Persija menguasai bola.
Ia mengambil posisi di area tengah sehingga perannya dalam fase menyerang menyerupai seorang gelandang.
Perubahan tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa Shin Tae-yong ingin memaksimalkan kemampuan Ridho di luar tugas utamanya sebagai pemain belakang.
Sang pelatih pun mengakui bahwa Ridho akan mendapatkan posisi penting dalam sistem permainan yang sedang dibangunnya.
“Ya, saya sebenarnya tidak begitu tahu bagaimana Ridho digunakan oleh tim pada tahun lalu,” kata Shin Tae-yong kepada awak media.
“Namun, untuk sepak bola yang ingin saya terapkan ke depannya, Anda bisa menganggap bahwa Ridho akan berada di posisi yang sangat penting,” jelasnya.
Pernyataan Shin menunjukkan bahwa peran Ridho di Persija musim depan berpotensi mengalami perubahan.
Ia tidak hanya dituntut kuat dalam mengawal pertahanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari skema Persija saat menguasai bola.
Musim 2026-27 sendiri akan menjadi musim keempat Ridho bersama Persija.
Pemain kelahiran Surabaya itu juga memasuki musim ketiganya sebagai kapten Macan Kemayoran.
Sejak bergabung dengan Persija pada 2023, Ridho langsung menjadi salah satu pilihan utama di lini belakang.
Persaingan dengan sejumlah bek asing juga tidak membuatnya kehilangan posisi sebagai pemain penting di skuad ibu kota.
Selama memperkuat Persija, Ridho telah tampil dalam 87 pertandingan.
Dari jumlah tersebut, ia mencatatkan tiga gol dan dua assist, serta mengoleksi 21 kartu kuning dan satu kartu merah.
Kini, kedatangan Shin Tae-yong membuka babak baru bagi Ridho di Persija.
Kepercayaan yang diberikan sang pelatih menunjukkan bahwa kontribusi sang kapten tidak hanya diharapkan dari sektor pertahanan.
Peran lebih maju ketika Persija menguasai bola juga dapat menjadi senjata baru Macan Kemayoran.
Laga melawan Brisbane Roar menjadi gambaran awal bagaimana Shin Tae-yong berusaha memaksimalkan kemampuan Rizky Ridho untuk kebutuhan timnya.