- APPI mengungkapkan 28 klub dari Liga 1 hingga Liga 4 menunggak gaji 303 pemain senilai Rp14,8 miliar.
- Legal APPI Mohammad Agus Riza Hufaida menyampaikan data tersebut dalam acara Water Break PSSI Pers di Kantor I.League.
- APPI mendorong penerapan aturan tegas berupa larangan mengikuti kompetisi bagi klub yang belum melunasi kewajiban gaji.
Namun, hingga kini hak pemain PSBS yang dimaksud disebut belum juga dibayarkan. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan masih lemahnya perlindungan terhadap hak pesepak bola profesional.
Riza mengingatkan bahwa upaya meningkatkan kualitas kompetisi Indonesia tidak cukup hanya dengan memperbaiki aspek teknis dan komersial. Perlindungan terhadap pemain sebagai aktor utama pertandingan juga harus menjadi bagian penting dari pembenahan sepak bola nasional.
"Kita mau ngomong membawa liga naik kelas, tapi masalah dasar terkait dengan haknya pemain itu, masih menjadi problem," tegas Riza.
Ia berharap persoalan tunggakan gaji dapat benar-benar dihentikan, terutama di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Menurutnya, masalah pembayaran gaji semestinya sudah menjadi persoalan masa lalu.
"Harusnya sudah kita tinggalkan beberapa tahun lalu. Dan ke depan ini harus sudah harus enggak boleh terjadi, minimal Liga 1, jangan sampai terjadi. Ini yang paling penting," tutupnya. [Antara]