- Dokumenter A Beautiful Obsession mengungkap momen Pep Guardiola menegur keras Tijjani Reijnders di ruang ganti Manchester City musim lalu.
- Guardiola memotivasi skuad dan mengingatkan Reijnders agar kegagalan musim lalu di Manchester City serta AC Milan tidak terulang.
- Guardiola meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun, sementara Reijnders kemudian dijual ke klub Al-Qadsiah pada Agustus 2026.
Keduanya juga sempat menjadi sorotan setelah Manchester City mengalahkan Southampton 2-1 di Piala FA pada April.
Guardiola langsung berlari menghampiri Reijnders yang baru ditarik keluar.
Ia kemudian memeluk pemain asal Belanda tersebut dengan penuh semangat.
Saat itu, Reijnders memilih tidak mengungkap isi pembicaraan mereka. "Itu sesuatu antara kami," kata Reijnders kepada Sky Sports.
Guardiola kemudian mengungkap percakapan tersebut kepada BBC.
Ia bahkan menggunakan ungkapan ekstrem untuk menggambarkan betapa puasnya melihat penampilan Reijnders.
"Saya bilang ingin membunuhnya karena dia bermain sangat bagus," ujar Guardiola.
Guardiola meninggalkan klub pada musim panas setelah 10 tahun menangani The Citizens dan mempersembahkan 20 trofi.
Sementara itu, Reijnders juga tidak lagi menjadi bagian dari skuad Manchester City. Pada 19 Agustus 2026, gelandang tersebut disebut telah dilepas ke klub Arab Saudi, Al-Qadsiah, dengan nilai transfer sekitar 61 juta euro.