Pabrik Subang Beroperasi BYD Pastikan Tidak Ada Lagi Mobil Impor CBU

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 04 September 2026 | 14:22 WIB
Pabrik Subang Beroperasi BYD Pastikan Tidak Ada Lagi Mobil Impor CBU
Ilustrasi pabrik BYD. [Dok BYD Motor Indonesia]
baca 10 detik
  • BYD Motor Indonesia berkomitmen menghentikan impor mobil utuh setelah pabrik produksi lokal beroperasi secara resmi di Subang.
  • Perusahaan merealisasikan impor sekitar 92.000 unit kendaraan listrik dari total kuota 100.000 unit yang diberikan pemerintah dalam dua tahun.
  • Pabrik di Subang menargetkan pemenuhan produksi lokal sebanyak 92.000 unit dalam dua tahun dengan kapasitas maksimal 150.000 unit pertahun.

Suara.com - Pabrik BYD di Subang Jawa Barat siap mengubah peta persaingan otomotif nasional. Produsen kendaraan listrik asal China ini memastikan tidak akan lagi mendatangkan mobil secara utuh atau completely built up (CBU) setelah fasilitas produksinya beroperasi secara resmi.

Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan unit di tanah air nantinya bakal dipasok dari jalur produksi lokal. Saat ini sisa stok kendaraan impor yang berada di jaringan diler sudah sangat terbatas.

“Sudah enggak sama sekali (impor CBU),” kata Luther di Subang Jawa Barat, Jumat 4 September 2026.

Menurutnya sejumlah model yang masih beredar di pasar saat ini seperti BYD Atto 3 dan Seal merupakan sisa pasokan dari impor sebelumnya. Setelah masa transisi ini berakhir BYD akan sepenuhnya berkonsentrasi pada manufaktur dalam negeri.

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan fasilitas impor kendaraan listrik yang sebelumnya diberikan pemerintah. BYD mendapatkan kuota hingga 100.000 unit dalam dua tahun dengan syarat pembangunan pabrik di Indonesia. Dari jatah tersebut perusahaan telah merealisasikan impor sekitar 92.000 unit.

“Dengan jumlah investasi yang besar kita diberikan kesempatan untuk bisa mengimpor kendaraan sampai 100.000 unit dalam dua tahun. Secara kompensasi kita harus bangun pabrik dalam waktu dua tahun dan kita sudah realisasikan, artinya kita menjawab komitmen itu,” jelas Luther.

Realisasi impor sebanyak 92.000 unit tersebut kini menjadi dasar kewajiban produksi BYD di Indonesia dengan jumlah yang sama. Perusahaan menargetkan pemenuhan kewajiban produksi ini selesai dalam waktu dua tahun ke depan. Pabrik di Subang sendiri dirancang memiliki kapasitas hingga 150.000 unit per tahun dengan rata-rata output 10.000 unit per bulan.

Saat ini lini produksi lokal mencakup model BYD Atto 1 serta varian BYD M6 EV dan M6 DM. Ke depan perusahaan berencana melokalkan lebih banyak model lainnya untuk memperkuat posisi di pasar otomotif tanah air.

“Ini adalah fasilitas yang sudah ada, ya kita akan lokalkan (model-model lainnya),” pungkas Luther.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Molor dari Waktu yang Dijanjikan, Pabrik BYD Akhirnya Diresmikan

Sempat Molor dari Waktu yang Dijanjikan, Pabrik BYD Akhirnya Diresmikan

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 19:45 WIB

Presiden Prabowo Batal Resmikan Pabrik BYD dengan Investasi Rp 11,7 Triliun

Presiden Prabowo Batal Resmikan Pabrik BYD dengan Investasi Rp 11,7 Triliun

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 15:51 WIB

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

×