- Suhu kulkas perlu dipertahankan pada 4 derajat Celsius untuk menjaga kesegaran cabai serta bumbu dapur yang mudah rusak.
- Cabai serta rempah segar tidak boleh dicuci sebelum disimpan demi mencegah kelembapan berlebih yang memicu pertumbuhan jamur.
- Bawang merah dan bawang putih utuh sebaiknya disimpan pada tempat kering bersirkulasi udara baik tanpa harus masuk kulkas.
Suara.com - Cara menyimpan cabai dan bumbu dapur di kulkas perlu diperhatikan agar bahan masakan tidak cepat layu, berair, berjamur, atau membusuk sebelum sempat digunakan. Kesalahan sederhana seperti memasukkan cabai dalam kondisi basah atau mencampur semua bumbu dalam satu wadah justru bisa mempercepat kerusakan.
Menyimpan bahan makanan di kulkas memang dapat membantu mempertahankan kesegarannya. Namun, suhu, kelembapan, kebersihan, hingga jenis wadah yang digunakan tetap perlu diperhatikan.
Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), kulkas sebaiknya dipertahankan pada suhu 40°F atau sekitar 4°C atau lebih rendah untuk membantu menjaga keamanan bahan makanan yang mudah rusak.
Lantas, bagaimana cara menyimpan cabai dan bumbu dapur di kulkas yang tepat?
| Bumbu dapur | Cara menyimpan | Perlu kulkas? | Tips agar tidak cepat busuk |
|---|---|---|---|
| Cabai merah | Sortir cabai, jangan dicuci jika belum akan digunakan. Masukkan ke wadah tertutup yang dilapisi tisu dapur. | Ya | Pastikan cabai kering. Ganti tisu jika sudah lembap dan segera pisahkan cabai yang mulai busuk. |
| Cabai rawit | Simpan dalam wadah atau kantong penyimpanan yang bersih dan kering dengan tisu dapur. | Ya | Jangan mencampur cabai yang sudah lembek dengan cabai yang masih segar. |
| Serai/sereh | Potong bagian akar yang kotor, lalu simpan dalam wadah atau kantong tertutup. | Ya | Jangan menyimpan serai dalam kondisi basah. Bungkus dengan tisu untuk membantu menyerap kelembapan. |
| Jahe | Simpan jahe dalam kondisi utuh dan kering. Masukkan ke kantong kertas atau wadah yang memiliki sedikit sirkulasi udara. | Boleh | Hindari mencuci jahe sebelum disimpan karena sisa air dapat mempercepat pertumbuhan jamur. |
| Lengkuas | Simpan dalam kondisi kering di wadah atau kantong penyimpanan dan letakkan di bagian kulkas yang sesuai. | Ya | Jangan memasukkan lengkuas yang masih basah. Periksa secara berkala jika mulai muncul bercak atau tekstur terlalu lunak. |
| Kunyit | Simpan dalam keadaan utuh dan kering di dalam wadah atau kantong penyimpanan. | Ya | Jangan mencuci kunyit sebelum disimpan. Cuci hanya ketika akan digunakan. |
| Daun salam | Daun salam segar dapat dibungkus dengan tisu lalu dimasukkan ke dalam wadah tertutup. | Ya | Jaga agar daun tidak terlalu lembap supaya tidak cepat menghitam atau berjamur. |
| Daun jeruk | Simpan daun jeruk yang sudah disortir dalam wadah tertutup atau kantong penyimpanan. | Ya | Pastikan daun dalam kondisi kering sebelum disimpan. |
| Daun bawang | Bersihkan bagian yang kotor, keringkan, lalu bungkus dengan tisu dan masukkan ke wadah atau kantong. | Ya | Jangan membiarkan daun bawang terlalu basah karena mudah berlendir dan membusuk. |
| Seledri | Bungkus seledri dengan tisu atau kain bersih yang dapat menyerap kelembapan, kemudian simpan dalam wadah. | Ya | Jaga kelembapan tetap terkendali dan buang bagian yang mulai menguning atau berlendir. |
| Bawang merah | Simpan bawang merah utuh di tempat kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara baik. | Tidak wajib | Hindari wadah tertutup rapat yang memerangkap kelembapan. Bawang yang sudah dikupas dapat disimpan dalam kulkas. |
| Bawang putih | Simpan bawang putih utuh di tempat kering dan memiliki sirkulasi udara. | Tidak wajib | Jangan menyimpan bawang putih utuh dalam wadah kedap udara jika kondisinya masih lembap. |
| Merica utuh | Simpan dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang kering serta terlindung dari cahaya. | Tidak | Jauhkan dari uap air dan panas karena dapat menurunkan kualitas serta aromanya. |
| Merica bubuk | Masukkan ke wadah kedap udara setelah kemasan dibuka. | Tidak | Gunakan sendok yang benar-benar kering agar bubuk tidak menggumpal dan lembap. |
| Ketumbar utuh | Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. | Tidak | Hindari paparan udara lembap agar aroma dan kualitasnya tetap terjaga. |
| Ketumbar bubuk | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauhkan dari kompor atau sumber panas. | Tidak | Pastikan tutup selalu rapat setelah digunakan. |
| Kemiri | Simpan kemiri kering dalam wadah kedap udara. | Tidak wajib | Untuk penyimpanan lebih lama, kemiri dapat disimpan di kulkas atau freezer dalam wadah tertutup. |
| Kayu manis | Simpan batang atau bubuk kayu manis dalam wadah kedap udara. | Tidak | Jauhkan dari tempat lembap dan panas agar aroma tidak cepat hilang. |
| Cengkeh | Simpan dalam wadah kedap udara di tempat kering dan gelap. | Tidak | Hindari kelembapan karena dapat membuat rempah kehilangan aroma dan kualitasnya. |
| Pala | Simpan biji pala utuh dalam wadah kedap udara. | Tidak | Biji utuh umumnya lebih mampu mempertahankan aroma dibandingkan pala yang sudah digiling. |
1. Pilih cabai dan bumbu yang masih segar
Langkah pertama dimulai sejak membeli bahan. Pilih cabai yang kulitnya masih kencang, tidak berlendir, tidak memiliki bercak hitam berlebihan, dan tidak menunjukkan tanda-tanda busuk.
Hal serupa berlaku untuk bawang, jahe, kunyit, lengkuas, daun bawang, serta bumbu segar lainnya. Hindari memasukkan bahan yang sudah rusak ke dalam kulkas karena bagian yang membusuk dapat mempercepat penurunan kualitas bahan lain di sekitarnya.
FDA juga menyarankan konsumen memilih buah dan sayuran yang tidak memar atau rusak ketika berbelanja.
2. Jangan langsung mencuci cabai sebelum disimpan
Salah satu cara menyimpan cabai agar tidak cepat busuk adalah tidak mencucinya terlebih dahulu jika belum akan digunakan.
Air yang tertinggal di permukaan cabai dapat meningkatkan kelembapan di dalam wadah penyimpanan. Karena itu, cabai bisa langsung disortir dan dibersihkan dari kotoran yang terlihat, kemudian dicuci sesaat sebelum digunakan.
Jika cabai sudah dicuci, pastikan cabai benar-benar dikeringkan sebelum masuk ke wadah penyimpanan. FDA merekomendasikan mengeringkan produk segar setelah dicuci menggunakan kain bersih atau tisu bersih untuk mengurangi kelembapan permukaan.

3. Gunakan tisu dapur untuk menyerap kelembapan
Setelah cabai dipastikan kering, lapisi wadah atau kantong penyimpanan dengan tisu dapur.
Tisu berfungsi membantu menyerap embun atau kelembapan berlebih yang muncul selama penyimpanan di kulkas. Jika tisu sudah terasa basah, segera ganti dengan yang baru.
Namun, jangan membungkus cabai terlalu rapat tanpa adanya ruang untuk sirkulasi. Tujuannya adalah menjaga cabai tetap terlindungi sekaligus mencegah kondensasi berlebihan.
4. Simpan cabai dalam wadah atau kantong yang sesuai
Cabai sebaiknya tidak dibiarkan terbuka begitu saja di dalam kulkas. Masukkan cabai ke dalam wadah makanan bersih atau kantong penyimpanan yang sesuai.
Jangan mengisi wadah terlalu penuh. Cabai yang tertumpuk terlalu padat lebih mudah mengalami tekanan dan kerusakan fisik.