- Kiper Timnas Indonesia Emil Audero direkrut Rayo Vallecano dari Como setelah Augusto Batalla mengalami cedera.
- Audero tampil sebagai starter dalam dua pertandingan terakhir melawan Real Madrid dan Espanyol secara beruntun.
- Performa tersebut membuat Audero berhasil mengungguli Dani Cardenas dan menjadi pilihan utama pelatih Benat San Jose.
Suara.com - Emil Audero mulai menunjukkan tanda-tanda menjadi pilihan utama di bawah mistar Rayo Vallecano.
Kiper Timnas Indonesia itu mencatat dua penampilan sebagai starter secara beruntun dan kini disebut telah mengungguli Dani Cárdenas dalam persaingan posisi penjaga gawang.
Situasi tersebut muncul setelah Augusto Batalla mengalami cedera. Rayo Vallecano kemudian mendatangkan Audero secara mendadak dari Como untuk menambah opsi di posisi kiper.
Audero langsung mendapat kepercayaan tampil ketika Rayo Vallecano menghadapi Real Madrid.
Meski harus kebobolan empat gol, penjaga gawang kelahiran Mataram itu dinilai tetap menunjukkan performa yang cukup meyakinkan.
![Emil Audero Cetak Sejarah di LaLiga, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/13/74360-emil-audero.jpg)
Penampilan tersebut ternyata membuka jalan bagi Audero untuk kembali dipercaya.
Pada pertandingan berikutnya melawan Espanyol, ia kembali turun sejak menit pertama.
Dua kali menjadi starter secara beruntun menjadi sinyal kuat bahwa Audero mulai mendapatkan kepercayaan dari pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose.
Media Spanyol Unionrayo melaporkan situasi tersebut menyebut Audero mulai memenangkan persaingan dengan Cardenas.
Performa sang kiper dalam dua pertandingan terakhir disebut membuat San José memiliki alasan untuk terus mempertahankannya sebagai pilihan utama.
Sebelumnya, Cárdenas mendapat kesempatan ketika Rayo menghadapi Racing Santander.
Namun, penampilannya disebut menimbulkan sejumlah keraguan terkait posisi penjaga gawang.
Kondisi itu membuat San José kemudian memilih Audero untuk menghadapi Real Madrid.
Setelah kembali menjadi starter saat melawan Espanyol, posisi Audero kini terlihat semakin kuat.
Dalam dua pertandingan tersebut, Audero dinilai mampu memberikan rasa aman di bawah mistar.
Kiper Timnas Indonesia ini juga beberapa kali melakukan penyelamatan yang membuat Rayo terhindar dari kebobolan lebih banyak gol.
Sebaliknya, Cárdenas belum mampu memberikan tingkat kepercayaan yang sama dalam persaingan tersebut.
Untuk sementara, ia berpotensi kembali menjalani peran sebagai kiper pelapis.
Situasi ini bukan kali pertama Cardenas harus menghadapi persaingan ketat untuk memperebutkan posisi utama.
Setelah Stole Dimitrievski meninggalkan Rayo, ia juga pernah bersaing dengan Batalla untuk mendapatkan tempat di tim utama.