- Media Prancis Upside menemukan aktivitas taruhan tidak biasa di Polymarket menjelang pengumuman Ballon d'Or 2026.
- Pola taruhan tersebut memuat prediksi konsisten yang menempatkan Harry Kane sebagai pemenang utama penghargaan pemain terbaik dunia.
- Mantan pemimpin redaksi France Football Pascal Ferré menyatakan timnya dulu sering menyebarkan informasi tiruan untuk meramaikan pemberitaan.
Suara.com - Media keuangan asal Prancis, Upside, menemukan aktivitas taruhan yang dinilai tidak biasa menjelang pengumuman pemenang Ballon d'Or 2026.
Pola tersebut memunculkan dugaan bahwa hasil penghargaan pemain terbaik dunia itu telah bocor, dengan nama Harry Kane disebut berada di posisi teratas.
Berdasarkan laporan Upside, sejumlah akun di platform taruhan Polymarket berulang kali memasang prediksi dengan urutan hasil yang sama.
Urutan yang menjadi sorotan menempatkan Harry Kane sebagai pemenang Ballon d'Or 2026. Kylian Mbappe disebut berada di posisi kedua, disusul Lamine Yamal di peringkat ketiga, Rodri di posisi keempat, dan Lionel Messi di urutan kelima.
Menurut Upside, aktivitas taruhan dengan susunan tersebut muncul secara tidak biasa dari sejumlah akun yang diduga memiliki keterkaitan dengan satu orang.
![Harry Kane resmi meraih penghargaan Ballon d'Or 2026 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/27/73425-harry-kane.jpg)
Kesamaan pilihan itu menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya informasi yang belum diumumkan kepada publik.
Isu kebocoran hasil Ballon d'Or sebenarnya telah beredar selama beberapa hari di media Eropa.
Namun, berbagai laporan sebelumnya belum menghadirkan bukti yang cukup meyakinkan untuk memastikan hasil akhir penghargaan tersebut.
Sementara itu, mantan pemimpin redaksi France Football, Pascal Ferré, juga mengungkap fakta menarik mengenai rumor kebocoran Ballon d'Or.
Ia mengatakan bahwa timnya dahulu kerap menyebarkan informasi bernuansa bocoran untuk meramaikan pemberitaan sepak bola.