1314 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi di Prancis, 53 Petugas Keamanan Jadi Korban

Galih Prasetyo

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:56 WIB
1314 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi di Prancis, 53 Petugas Keamanan Jadi Korban
Massa demonstran membakar gedung kantor pemerintah di Prancis selama demo anarkis akhir pekan. Massa juga menjarah toko-toko mewah. (Foto/EU Today)
baca 10 detik
  • Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan 1.314 orang ditangkap dan 53 petugas keamanan terluka dalam demonstrasi nasional pada 24 Oktober 2026.
  • Jumlah penarikan massa, kasus penjarahan, dan insiden kebakaran secara nasional mengalami penurunan drastis dibandingkan aksi pada 17 Oktober 2026.
  • Aparat kepolisian mencatat puluhan penangkapan di wilayah Marseille dan Paris serta menangani cedera tangan serius pada dua demonstran.

Suara.com - Sebanyak 1.314 orang ditangkap dalam demonstrasi yang berlangsung di berbagai wilayah Prancis pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Dalam aksi tersebut, sebanyak 53 petugas keamanan dilaporkan terluka, menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis yang dikutip Anadolu Agency.

Jumlah penangkapan itu turun signifikan dibandingkan demonstrasi pada 17 Oktober.

Saat itu, aparat menangkap 2.628 orang dan sebanyak 1.144 petugas keamanan mengalami luka-luka, berdasarkan laporan media penyiaran BFMTV.

Kementerian Dalam Negeri Prancis memperkirakan sekitar 410.000 orang mengikuti demonstrasi pada Sabtu, termasuk 110.000 orang di Paris.

Namun, serikat pekerja memperkirakan jumlah peserta mencapai hampir 800.000 orang di seluruh negeri, dengan sekitar 250.000 orang berkumpul di ibu kota.

Penjarahan Prancis (IG)
Penjarahan Prancis (IG)

Penjarahan dan Kebakaran Turun Drastis

Selain penurunan jumlah penangkapan, kerusakan dan gangguan keamanan selama demonstrasi juga berkurang tajam.

Kementerian Dalam Negeri melaporkan 24 tempat usaha dijarah, jauh di bawah angka 1.522 tempat usaha pada demonstrasi sepekan sebelumnya.

baca juga

Jumlah penanganan insiden kebakaran juga turun drastis. Otoritas mencatat 75 operasi terkait kebakaran pada Sabtu, dibandingkan dengan 2.025 kasus pada 17 Oktober.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menilai pelaksanaan demonstrasi kali ini secara keseluruhan berjalan positif.

Menurutnya, langkah pengamanan yang diterapkan aparat berhasil mencegah penjarahan berskala besar dan kerusakan terhadap bangunan publik.

Puluhan Orang Ditangkap di Marseille dan Paris

Di Marseille, sebanyak 71 orang ditangkap selama demonstrasi, termasuk 40 orang dewasa.

Sebanyak 61 orang dilaporkan ditahan polisi, sementara tujuh tempat usaha mengalami penjarahan atau kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Prancis Larang Warga Demo di Marseille, Akses Transportasi Umum di Batasi

Prancis Larang Warga Demo di Marseille, Akses Transportasi Umum di Batasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendagri: Ini Senangkan Petani

Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendagri: Ini Senangkan Petani

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Tak Cuma Penjualan, Bisnis Ritel Juga Harus Jaga Akurasi Stok

Tak Cuma Penjualan, Bisnis Ritel Juga Harus Jaga Akurasi Stok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Gerakan Mahasiswa Tumbangkan Rezim Berkuasa 14 Tahun di Pemilu Serbia

Gerakan Mahasiswa Tumbangkan Rezim Berkuasa 14 Tahun di Pemilu Serbia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Polisi Tahan Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Terkait Kasus Pemerasan Izin dan TPPU

Polisi Tahan Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Terkait Kasus Pemerasan Izin dan TPPU

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Kebijakan Publik Bukan Panggung untuk Membuktikan Ambisi

Kebijakan Publik Bukan Panggung untuk Membuktikan Ambisi

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Bye Skin Barrier Rewel! 4 Hydrating Toner Tanpa Pewangi Buat Kulit Sensitif

Bye Skin Barrier Rewel! 4 Hydrating Toner Tanpa Pewangi Buat Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Indonesia Bidik Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran Indonesia di Portugal

Indonesia Bidik Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran Indonesia di Portugal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Danantara Masih Rumuskan Pembentukan BUMN Tekstil

Danantara Masih Rumuskan Pembentukan BUMN Tekstil

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Indonesia Pangkas Ekspor Gas, PM Singapura Sentil Bahlil Lahadalia

Indonesia Pangkas Ekspor Gas, PM Singapura Sentil Bahlil Lahadalia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Taj Yasin Kunjungi Keluarga Syabilla, Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov

Taj Yasin Kunjungi Keluarga Syabilla, Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:41 WIB

×