- Pelatih Shin Tae-yong menerapkan variasi taktik baru dengan menempatkan bek Rizky Ridho sebagai gelandang bertahan Persija Jakarta.
- Rizky Ridho mempelajari gaya bermain gelandang Eropa dan siap menjalankan instruksi pelatih demi membantu tim meraih hasil positif.
- Rizky Ridho mencetak gol penentu kemenangan saat Persija mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 di Jakarta International Stadium pada 26 Oktober 2026.
Suara.com - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mulai mendapat peran berbeda di bawah arahan Shin Tae-yong. Tak lagi hanya mengandalkan posisinya sebagai bek tengah, pemain 24 tahun itu kini juga dipercaya mengisi lini tengah Macan Kemayoran.
Ridho mengaku tidak mempermasalahkan perubahan posisi tersebut. Ia justru berusaha mempelajari gaya bermain gelandang-gelandang Eropa agar bisa menjalankan instruksi Shin Tae-yong dengan lebih baik.
Shin Tae-yong mulai melakukan variasi taktik dalam tujuh pertandingan awal Persija di Super League 2026/2027.
Setelah sempat mengandalkan formasi tiga bek, pelatih asal Korea Selatan itu kini lebih sering menggunakan skema empat pemain bertahan.
Dalam skema tersebut, posisi bek tengah Persija dipercayakan kepada Radovan Pankov dan Denis Kolinger.
![Pesepak bola Timnas Indonesia Rizky Ridho (kiri) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar/wsj]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/02/13118-fifa-asean-cup-2026-timnas-indonesia-vs-bangladesh-rizky-ridho.jpg)
Sementara itu, Rizky Ridho mendapat kesempatan bermain di posisi gelandang bertahan, yang sebelumnya lebih sering ditempati Fabio Calonego.
Seusai memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Ridho memang belum kembali menjadi pilihan utama sejak menit awal.
Ia lebih sering masuk sebagai pemain pengganti dan beberapa kali menjalankan peran baru di lini tengah.
Meski harus beradaptasi dengan tugas berbeda, Ridho menegaskan kesiapannya mengikuti kebutuhan taktik tim. Ia berusaha memberikan kemampuan terbaik di posisi mana pun yang dipercayakan kepadanya.
"Ya, saya tentunya mau ditaruh di mana pun saya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa, tentunya mainnya bagus dan sesuai dengan skema beliau (Shin Tae-yong)," kata Ridho kepada awak media.
Tak hanya mengandalkan arahan pelatih, Ridho juga berinisiatif mempelajari permainan para gelandang di kompetisi Eropa.
Langkah tersebut dilakukan agar ia lebih memahami karakteristik posisi barunya sekaligus menyesuaikan diri dengan strategi yang diinginkan Shin Tae-yong.
"Tentunya ketika saya ditunjuk main gelandang ya saya pelajari juga gelandang-gelandang di Eropa gimana cara mainnya agar sesuailah sama keinginan Coach Shin," sambungnya.
Bagi Ridho, perubahan posisi merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pemain profesional.
Ia tidak keberatan menjalankan tugas berbeda selama masih bisa membantu Persija meraih hasil positif.