Soal Brigadir J, Tokoh Ulama Cirebon Puji Kapolri

Suara Cianjur

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:30 WIB
Soal Brigadir J, Tokoh Ulama Cirebon Puji Kapolri
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo ketika umumkan tersangka tewasnya Brigadir J (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id,- Kasus menghebohkan tewasnya Brigadir J, menjadi trending topik tanah air saat ini. Bahkan di kalangan masyarakat sempat menjadi perbicangan terkait sikap Institusi Kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Sebelumnya, publik sempat menilai ada unsur tebang pilih dalam tewasnya Brigadir J yang diketahui menyeret sejumlah petinggi Polri. Akan tetapi penilaian tersebut akhirnya terbantahkan dengan apa yang sudah dilakukan Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo. 

Hal tersebut disampaikan KH Zamzani Amin yang merupakan ketua MUI sekaligus tokoh Ulama Di Kabupaten Cirebon, dan KH Adib Roffiudin Izza , pengasuh Pondok pesantren Buntet.

Awalnya publik sempat ragu atas penanganan kasus yang dinilai penuh dengan unsur kepentingan. Namun pasca pengumuman tersangka langsung oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, masyarakat lega. Instruksi langsung dibawah Kapolri dengan membentuk Tim khusus, kasus pembunuhan Brigadir J di rumah mantan Kadiv Propam Polri akhirnya bisa terungkap. 

"Awal sih agak ragu, namun Kapolri bisa mematahkan keraguan di masyarakat, dengan membuat kasus tersebut menjadi terang benderang," ungkap KH Zamzani Amin saat dikonfirmasi.

Atas sikap Kapolri tersebut, masyarakat semakin yakin dan percaya jika penanganan kasus yang melibatkan petinggi Polri itu dilakukan secara transparan dan profesional. Masyarakat pun percaya dan yakin Polri tidak tebang pilih dalam penegakan kasus tersebut, karena Kapolri bisa membuktikan dengan dicopotnya sejumlah petinggi Polri yang dianggap telah menyalahgunakan jabatannya. 

"Sejumlah nama Jendral dan perwira menengah sudah dicopot jabatannya. Jelas itu yang mengembalikan kepercayaan masyarakat, bahwa semua sama di mata hukum," kata Zamzani.

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan oleh pengasuh Ponpes Buntet. Ia mengaku salut dengan kinerja kepolisian yang perlahan menuntaskan Kasus Pembunuhan Brigadir J.

"Saya mengucapkan rasa syukur khususnya Bangsa dan Masyarakat Indonesia bahwa saat ini teka-teki yang diperdebatkan dan di perbincangkan dapat di ungkap dengan adanya penetapan tersangka Ferdy Sambo dan semua yang terlibat dalam kasus tersebut setelah melalui proses penyidikan," ujar KH. Adib Rofiuddin Izza.

Ia mengatakan, langkah Kapolri menunjukkan bahwa Polri sebagai institusi Bhayangkara Negara di bidang penegakkan hukum memang harus menempatkan hukum di atas kepentingan perseorangan atau kelompok.

baca juga

"Langkah Kapolri ini akan semakin membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Kita semua tentu harus mendukung dan mengapresiasinya," katanya.

Adib juga meminta kepada pihak-pihak lain untuk tidak melakukan penggiringan opini publik keluar dari kasus ini. Pihaknya mengajak masyarakat mendukung dan percaya terhadap proses hukum yng sedang dijalankan saat ini.

"Sebagai warga negara, tentu kita harus bersama-sama mendukung ya. Jangan menggiring publik ke hal yang menyesatkan," kata dia.

Diketahui, Polri telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J. Penetapan tersangka Ferdy diputuskan usai tim khusus Polri melakukan gelar perkara.

Irjen Ferdy Sambo dijerat pasal pembunuhan berencana. Bahkan, mantan Kadiv Propam tersebut disebut menjadi otak dari pembunuhan Brigadir J.

"Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka, menurut peran masing-masing, penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto 55, 56 KUHP. Dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun," tutur Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

Dikatakan Agus, saat ini sudah empat tersangka yang ditetapkan Polri terkait pembunuhan Brigadir J. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Brigadir Ricky Rizal, dan KM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka Pintu Maaf untuk Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Berharap Tersangka Terus Terang soal Motif Pembunuhan ke Penyidik

Buka Pintu Maaf untuk Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Berharap Tersangka Terus Terang soal Motif Pembunuhan ke Penyidik

Bekaci | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:05 WIB

Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kematian Brigadir J Publik Angkat Lagi Peristiwa KM50, Ada Apa?

Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kematian Brigadir J Publik Angkat Lagi Peristiwa KM50, Ada Apa?

Cianjur | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:22 WIB

Apa Alasan Ferdi Sambo Bunuh Brigadir J !?

Apa Alasan Ferdi Sambo Bunuh Brigadir J !?

Cianjur | Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:29 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×