Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Kehadiran Bharada E Dilindungi dan Penting di TKP

Suara Cianjur

Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:42 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Kehadiran Bharada E Dilindungi dan Penting di TKP
Momen Bharada E, Bripka R dan Kuwat Ma'ruf tiba di lokasi rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo, Selasa (30/8/2022). (Suara.com/Rakha) (Foto Istimewa - Suara.com)

SuaraCianjur.id- Bharada E akan mendapatkan pengamanan dan pengawalan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) secara ketat, dalam mengikuti proses reka ulang pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Bharada E dikawal dari rumah tahanan (Rutan) Bareskrim POlri ke Rumah Dinas Ferdy Sambo hingga kegiatan tersebut usai, dan kembali lagi ke Rutan Bareskrim.

“LPSK akan melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap Bharada E, dari rutan ke lokasi dan kembali lagi ke rutan,” kata Juru Bicara LPSK, Rully Novian di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi kepada penyidik agar Bharada E digantikan oleh pemeran pengganti, pada saat proses reka ulang.

“Sepengetahuan saya LPSK tidak membahas dengan penyidik terkait penggantian orang dalam rekonstruksi yang akan dilakukan,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution menyarankan agar Bharada E tak dipertemukan langsung dengan Ferdy Sambo.

Ha itu karena penyidik harus mempertimbangkan aspek psikologis dari Bharada E, yang kini menyandang status justice collaborator, supaya tidak dikonfrontasi bertemu dengan dalang atau pelaku utama pembunuhan Brigadir J.

“LPSK berpandangan, demi pertimbangan psikologis, sebaiknya E tidak bertemu dengan FS, apalagi dalam jarak dekat. Apa lagi kalau E tidak mau bertemu FS,” jelas dia, Senin (29/8) kemarin.

Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai kehadiran Bharada E dalam rekonstruksi ini begitu penting untuk membuat terangnya perkara.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan pihaknya menghargai Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang mengkhawatirkan keselamatan dan keamanan dari Bharada E, karena berpotensi tertekan secara psikis ketika bertemu dengan empat tersangka lainnya.

Apalgi ketika Bharada E bertemu dengan Ferdy Sambo yang menjadi otak dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Di sisi lain kami harus menghormati mekanisme diLPSK, dan status justice collaborator. Tapi di sisi lain kita kepengin adanya terangnya peristiwa, sehingga memang harapan Bharada E datang juga besar," kata Anam saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (29/8) kemarin.

Menurutnya kehadiran Bharada E sangat penting untuk menjawab kesimpang-siuaran dalam kasus ini.

"Menimbang berbagai keterangan, yang simpang-siur dan sebagainya, memang ada baiknya Bharada E datang," kata Anam.

"Rekontruksi ini kami memang sudah mengkonsolidasi keterangan yang penting, bukti-bukti yang penting, dan mengkonsolidasi temuan yang penting bahkan temuan terbaru dari kami," tambah Anam.

Sumber:Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut SBY Pernah Sembah Dirinya, Demokrat Somasi Pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak

Sebut SBY Pernah Sembah Dirinya, Demokrat Somasi Pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:19 WIB

Rekonstruksi Kejahatan Ferdy Sambo Terhadap Brigadir J Bakal Segera di Gelar Tim Khusus Polri

Rekonstruksi Kejahatan Ferdy Sambo Terhadap Brigadir J Bakal Segera di Gelar Tim Khusus Polri

| Senin, 29 Agustus 2022 | 20:39 WIB

Soal Dugaan Pelecehan Seksual, Putri Candrawathi ke Komnas HAM: Saya Disuruh Mengakui di Duren Tiga

Soal Dugaan Pelecehan Seksual, Putri Candrawathi ke Komnas HAM: Saya Disuruh Mengakui di Duren Tiga

| Senin, 29 Agustus 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB