Perjalanan KA Siliwangi Cianjur Terhenti Sementara Akibat Air Genangi Lintasan

Suara Cianjur

Selasa, 06 September 2022 | 15:51 WIB
Perjalanan KA Siliwangi  Cianjur Terhenti Sementara Akibat Air Genangi Lintasan
Lintasan rel kereta KA Siliwangi yang terendam banjir (Foto Istimewa - Suara.com)

SuaraCianjur.id- Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Cianjur terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Cikodang.

Banjir tersebut menyebabkan perjalan KA Siliwangi dari Sukabumi menuju Cianjur sempat terhenti sementara. Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur-Cipatat sempat terhenti, akibat lintasan rel kerta tergenang air hingga, setinggi 12 centimeter.

"Luapan aliran Sungai Cikondang tersebut sempat membuat lajut KA Siliwangi terhenti, karena ketinggi air mencapai 12 centimeter dari atas permukaan lintasan," kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (6/9/2022), seperti mengutip dari Suara.com.

Namun hal itu tidak berlangsung lama, hanya terjadi selama 40 menit saja sambil menunggu air yang menggenang surut.

"Terganggunya perjalanan KA Siliwangi itu, tidak terlalu lama hanya, namun hanya tertahan di Stasiun Cibeber selama 40 menit. Setelah air yang mengggenangi lintasan surut, KA Siliwangi kembali beroperasi dengan kecepatan terbatas," katanya.

Disisi lain pihaknya memastikan, lintasan rel kerata yang sempat menahan perjalanan KA Siliwangi tersebut, tidak mengganggu jadwal pemberatkatan yang sudah ditetapkan.

"Hingga siang ini, lintasan rel kereta yang terendam air sudah surut perjalanan kereta KA Siliwangi masih berjalan normal seperti biasanya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, beberapa desa yang berada di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur terdampak banjir bandang. Situasi itu terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi turun diwilayah tersebut pada hari Selasa (6/9) dini hari.  

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dan luka dalam bencana banjir bandang di Cianjur tersebut. Namun berdampak terhdap sejumlah rumah warga dan sawah yang rusak terendam air.

baca juga

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diguyur Hujan Deras 8 Desa di Cianjur Terendam Air, 10 Hektar Sawah Rusak

Diguyur Hujan Deras 8 Desa di Cianjur Terendam Air, 10 Hektar Sawah Rusak

Cianjur | Selasa, 06 September 2022 | 15:29 WIB

BNNP Jawa Barat Musnahkan 13 Kilogram Ganja dan 1 Kilogram Sabu

BNNP Jawa Barat Musnahkan 13 Kilogram Ganja dan 1 Kilogram Sabu

Cianjur | Selasa, 06 September 2022 | 12:03 WIB

Dishub Sebut Kenaikan Tarif Angkot di Cianjur Tidak Resmi: yang Sekarang Berlaku Langgar Aturan

Dishub Sebut Kenaikan Tarif Angkot di Cianjur Tidak Resmi: yang Sekarang Berlaku Langgar Aturan

Cianjur | Selasa, 06 September 2022 | 06:22 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×