Dishub Sebut Kenaikan Tarif Angkot di Cianjur Tidak Resmi: yang Sekarang Berlaku Langgar Aturan

Suara Cianjur | Suara.com

Selasa, 06 September 2022 | 06:22 WIB
Dishub Sebut Kenaikan Tarif Angkot di Cianjur Tidak Resmi: yang Sekarang Berlaku Langgar Aturan
Pengumunan kenaikan tarif baru yang dipasang di angkot Cianjur, Jawa Barat (Suara.com/Fauzi Noviandi) (Foto Istimewa / Suara.com)

SuaraCianjur.id- Kabar tentang naiknya tarif angkutan umum pasca kenaikan harga bahan bakar minak (BBM) dibantah oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur. Pihaknya mengaku belum menetapkan tarif terbaru.

Menurut Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Irfan Ansori mengatakan kalau harga baru yang diberlakukan sopir angkot, dinilai melanggar aturan.

Dishub Cianjur mengatakan sudah membuat rumusan atau perhitungan soal kenaikan tarif. Menurutnya untuk urusan ini masih menunggu penetapan dan belum diberlakukan.

"Kalau perhitungan berdasarkan rumusan sudah ada tinggal menunggu surat keputusan. Kalau sudah ada bisa langsung diterapkan. Memang belum ada tarif baru secara resmi yang dikeluarkan Pemkab Cianjur," jelas Irfan, Senin (5/9/2022) kemarin.

Para sopir angkot menaikan tarif secara sepihak dan hal itu dinilai bisa melanggar aturan. Bahkan menurut Irfan jika kenaikan tarif itu tidak secara resmi.

"Tarif itu tidak resmi. Bahkan kalau kita mengacu aturan, tentu kenaikan tarif yang sekarang berlaku melanggar aturan. Kan sebelum ada penetapan baru, masih berlaku tarif yang lama," terangnya.

Menurut Irfan, tarif baru untuk angkot di Cianjur itu angkanya tergolong lebih besar dari perhitungan Dishub. Karena berdasarkan rumusan perhitungan kenaikan tarif sekitar seribu rupiah, dari nilai sebelumnya.

"Kalau sekarang yang diterapkan para sopir kan selisihnya Rp 2.000, padahal dari hitungan kami paling naiknya Rp 1.000," jelas Irfan.

Pihaknya dilematis untuk melakukan penindakan kepada para sopir angkot. Mereka hanya bisa mengimbau para sopir untuk mengikuti tarif baru yang nantinya ditetapkan.

"Jadi dilematis satu sisi mereka melanggar tapi mereka cepat menaikan tarif, karena kenaikan BBM yang sudah berlaku sejak beberapa hari lalu. Tapi yang jelas kami minta nanti kalau sudah ada nilai yang ditetapkan, mereka harus mengikuti," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, setelah pemerintah menaikan harga BBM secara resmi, tarif angkot di Kabupaten Cianjur pun turut naik.

Para sopir angkot menaikan tarif dengan rata-rata angka hingga Rp2.000 dari tarif awal yang ditetapkan Pemkab Cianjur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puan Maharani Minta BLT Bagi Rakyat Kecil Segera Dicairkan

Puan Maharani Minta BLT Bagi Rakyat Kecil Segera Dicairkan

| Senin, 05 September 2022 | 18:50 WIB

Lontaran Kritik Partai Demokrat ke Pemerintah Dikala Harga BBM Naik: Anggaran Bangun Proyek Pencitraan

Lontaran Kritik Partai Demokrat ke Pemerintah Dikala Harga BBM Naik: Anggaran Bangun Proyek Pencitraan

| Senin, 05 September 2022 | 18:15 WIB

Dampak Harga BBM Naik, Tarif Angkot di Cianjur Ikut Naik Jadi Berapa?

Dampak Harga BBM Naik, Tarif Angkot di Cianjur Ikut Naik Jadi Berapa?

| Senin, 05 September 2022 | 13:02 WIB

Jembatan Penghubung 2 Desa yang Diresmikan Ridwan Kamil Ambruk Dihantam Air

Jembatan Penghubung 2 Desa yang Diresmikan Ridwan Kamil Ambruk Dihantam Air

| Senin, 05 September 2022 | 12:38 WIB

Terkini

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kalbar | Rabu, 29 April 2026 | 22:28 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:17 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB