cianjur

Habib Jafar Jelaskan Arti Kebahagian Menurut Islam, Mulai Sekarang Lakukan Caranya

Suara Cianjur Suara.Com
Selasa, 06 September 2022 | 16:54 WIB
Habib Jafar Jelaskan Arti Kebahagian Menurut Islam, Mulai Sekarang Lakukan Caranya
Habib Ja'far menjelaskan tentang apa itu makna kebahagiaan (Foto Istimewa - Tangkapan Layar Youtube)

SuaraCianjur.id- Setiap orang pasti ingin merasa bahagia, namun kebahagian yang kekal adalah akan didaptkan dalam kehidupan yang kekal nanti pada saat di surga’.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram. Perasaan yang sangat ingin dirasakan oleh semua makhluk terutama manusia.

Habib Husein Ja’far Al-Hadar atau yang akrab dipanggil Habib Ja’far memberikan penjelasan mengenai filosofi bahagia.

Melansir dalam channel YouTube “Jeda Nulis”, video ini telah ditonton sebanyak 102 ribu kali, per hari Selasa (6/9/2022).

Menurut Habib Ja’far kebahagiaan adalah tujuan hidup setiap orang. Dalam Islam, para filsuf mengurai tujuan yang paling penting dalam hidup manusia adalah untuk mendapatkan kebahagiaan.

Dalam Surat Al-Qur’an yakni An-Nahl ayat 97 berbunyi:

“Barang siapa mengerjakan kebajikan baik, laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,” (Q.S. An-Nahl: 16/97).

Menurut Ibnu Abbas kehidupan yang baik adalah kehidupan yang penuh dengan kebahagian.

Bahagia itu berbeda dengan gembira. Gembira itu lebih bersifat temporal atau sesaat dan fluktuatif atau ada penurunan setiap waktu. Gembira bisa jadi karena bukan hanya dari hal yang positif. Hal negatif pun bagi beberapa orang akan mendatangkan kegembiraan.

Baca Juga: Berkas Perkara Ayah Tiri Rizky Febian Masuk ke Meja Kejaksaan

Sedangkan bila bahagia itu tidak fluktuatif, cenderung lebih stabil. Kebahagian itu adanya dalam diri kita, bukan dari luar. Maka kebahagian itu bukan dicari dari luar untuk kita, tapi digali dari dalam diri kita.

Apa yang dimiliki orang lain tidak bisa menjadi standar, bagaimana seseorang bahagia. Hal itu justru bisa menjadi sumber kesengsaraan terhadap seorang individu.

Sebagai seorang Muslim, bahagia itu adalah merasa ridho atau menerima segala ketentuan yang diberikan. Karena kita yakin, kita sudah berusaha maksimal dan hasilnya yang diberi Allah swt adalah yang terbaik untuk kita.

Kontributor: Hisyam Irsyaad

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI