SuaraCianjur.id- Secara tegas dr. Zaidul Akbar mengatakan untuk meminum air ini setelah makan. Hal itu bisa membuat rusak pada ginjal.
Menurut dr.Zaidul Akbar orang0orang banyak yang meminum air ini setelah makan, dan beresiko mengalami kerusakkan ginjal.
Ada baiknya untuk menghentikan kebiasan tersebut demi kesehatan tubuh masing-masing.
Ginjal adalah salah satu organ yang penting dalam tubuh, sehingga menurut dr. Zaidul Akbar kesehatan ginjal adalah yang paling utama.
Diungkapkan oleh dr.Zaidul Akbar beberapa hal yang harus dijaga agar ginjal tidak rusak. Dan jika ginjal sudah rusak maka solusi satu-satunya dari dokter adalah cuci darah.
Seperti yang diektahui bersama ginjal memiliki fungsi untuk menyaring racun dan kotoran dari tubuh. Apabila ginjal rusak, maka racun dan kotoran akan menumpuk hingga menyebabkan kesehatan terganggu.
Melansri dari YouTube fatimahDAKWAH, dr. Zaidul Akbar memberitahukan sebuah pola kebiasaan yang tidakpernah disadari oleh seseorang. Kebiasaan tersebut buruk bagi kesehatan ginjal.
Saat seseorang setelah makan kerap meminum jenis air es. Sehingga dr. Zaidul Akbar menyarankan agar tidak lagi meminum air es jika setelah makan.
“Orang-orang yang rutin banget minum air es, lama-lama ginjalnya bisa tergerus. Apalagi yang paling parah itu, minum di waktu makan,” kata dr. Zaidul Akbar.
Baca Juga: Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM di Jakarta: Dimulai Salat Zuhur, Bubar saat Kumandang Azan Magrib
Ketika seseorang mulai merasakan ada sensasi dingin maka sebaikanya jangan untuk mengkonsumsi yang dingin-dingin. Air hangat sangat disarankan atau air dengan suhuh yang normal.
“Sebab, jika kita minum air dingin apa yang terjadi? Dia akan nagih lagi, nagih lagi,” kata dr. Zaidul Akbar.
Ada baiknya lagi ketika sedang menyantap sebuah makanan, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk tidak minum saat waktu tersebut. Baiknya adalah minum ketika selesai makan.
“Jadi minum air itu lebih baik air hangat atau air yang suhu normal,” tutupnya.
Sumber: Youtube