SuaraCianjur.id- Masyarakat Cianjur dihebohkan dengan adanya data pemilih di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, tersebar dan viral di media sosial. Alhasil warga Cianjur heboh dengan dugaan kebocoran data itu.
Dalam sebuah video dari akun Instagram anonym disebutkan, jika data pemilih tersebut terbilang cukup lengkap.
Data tersebut berupa pemilih tetap pemilu mulai dari nama lengkap dan usia serta alamat juga status pemilih se-Kabupaten Cianjur.
Dengan kejadian ini, KPUD Cianjur pun angkat bicara. Dugaan soal data pemilih yang bocor tersebut adalah merupakan data yang sudah lama tak terpakai lagi.
Komisioner KPUD Cianjur, Rustiman mengatakan melihat dari data yang ada di media sosial, tersebut secara kemungkinan besar adalah data pemilih tahun 2014.
"Berawal dari IG (Instagram) data itu diindikasikan data KPU dan data lama tahun 2014, bukan hari ini, sebenarnya Itu data publik,” kata Rustiman, Jumat (16/9/2022).
Menurutnya, data tersebut sudah diumumkan dan diberikan kepada beberapa pihak. Sehingga dapat dipastikan jika data tersebut adalah data lama.
“Kemungkinan berasal data yang sudah diumumkan dan diberikan ke beberapa pihak," jelas Rustiman.
Pihaknya saat ini secara terus menerus sedang melakukan pemutakhiran data pemilih, dengan menggunakan sistem keamanan yang sangat ketat. Data ini terhubung secara online.
Baca Juga: Luis Milla Sampai Harus Andalkan Jimat Kemenangan di Pertandingan Persib vs Barito Putera
Pihaknya juga mengklaim telah diberi alat khusus dari KPU pusat, untuk menjaga data pemilih agar tidak bocor, dicuri atau disalahgunakan oleh yang tidak bertanggung jawab.