cianjur

Kajian Muslim, Soal Tantangan Pendidikan Akhlaq di Dunia Pendidikan Islam

Suara Cianjur Suara.Com
Selasa, 27 September 2022 | 06:48 WIB
Kajian Muslim, Soal Tantangan Pendidikan Akhlaq di Dunia Pendidikan Islam
Ustadz Moch. Fadlani Salam (Foto Istimewa - Dok Pribadi)

Ibn Sina misalnya, pada Kitab al-Qanun fi al-Tibb (Prinsip-prinsip Kedokteran) dalam menjelaskan teknis kedokteran sangat menekankan pembinaan akhlaq. Bagi Ibn Sina, tujuan pendidikan adalah untuk menggapai ridha Allah (“education is directed toward Allah”), keuntungan materi tidak memiliki nilai apalagi dijadikan tujuan.

Derajat tertinggi keilmuan seseorang hanya bisa dicapai ketika Allah telah menganugerahkan akal suci (“Divine Spirit”) yang dengannya dia bisa memahami ilmu dengan mudah. Untuk mencapainya, pendidikan harus dimulai dari pelajaran tentang dasar-dasar agama. Ibn Sina percaya akan pentingnya pembinaan akal, fisik, dan karakter sebagai kesatuan sistem yang tidak boleh dipisahkan. Akal adalah media untuk memahami agama, menguasai ilmu, dan mengontrol perilaku.

Tidak jauh dari pandangan Ibn Sina, Fathiyah Hasan mengungkapkan tentang konsep Pendidikan Al-Ghazaly, bahwa al-Ghazaly mencanangkan pendidikan akhlaq (character) dengan pensucian jiwa untuk mendapatkan cinta Allah. Akhlaq mulia merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Begitupun dengan Ibn Khaldun dalam Muqaddimah, yang menyatakan bahwa pendidikan itu harus berangkat dari pandangan bahwa Allah menciptakan persepsi yang bermanfaat bagi manusia untuk berpikir dan memperoleh pengetahuan ilmiah.   Ilmu agamalah yang mengarahkan manusia kepada akhlaq mulia. Ketaatan kepada Allah merupakan wujud dalam perilaku berakhlaq mulia yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad saw, adalah kunci terbukanya tabir ilmu yang hakiki.

Dari gelombang Postmodernisme yang dianggap menjadi problema masuk kedalam wacana Pendidikan Islam adalah faham kesetaraan gender, plularisme yang salah kaprah tentang agama, yang kemudian disebut berbasis multikulturalisme.

Tantangan Pendidikan Islam begitu kompleks. Islam bukan tidak memiliki konsep dengan langkah kuratifnya, sejatinya tawaran pendidikan dari Barat tersebut dapat dipenuhi oleh pendidikan akhlaq dalam Islam. Jawaban dari setiap tawaran haruslah relevan dengan konsep Islam yang rahmatan li ’al-Alamin. Telaah terhadap pelbagai problema yang telah disebutkan diatas hanyalah sekelumit persoalan dalam dunia Pendidikan Islam.

“Rabbanaa aatina milladunka rahmah wa hayyi’ lanaa min amrinaa rosyada. Allohumma innii as’alukas shihhata wal ‘aafiyata wa husnal khuluq”. 

Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami. Ya Allah, aku memohon kepadaMu, kesehatan, kekuatan, dan akhlaq yang terpuji.

Oleh: Mochamad Fadlani Salam

Baca Juga: Komnas HAM Kecam Kekerasan oleh Oknum Polwan di Pekanbaru Harus Dihukum Tegas, LPSK Buka Pintu Perlindungan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI