Renungan Islam: Catatan Bagi Perilaku dan Seorang Pemimpin Dalam Mengemban Amanah Tugas

Suara Cianjur

Rabu, 07 September 2022 | 16:10 WIB
Renungan Islam: Catatan Bagi Perilaku dan Seorang Pemimpin Dalam Mengemban Amanah Tugas
Ustadz Moch. Fadlani Salam (Foto Istimewa - Dok Pribadi)

SuaraCianjur.id- Pada tatanan sosial masyarakat, aktivitas kepemimpinan selalu dikaitkan dengan kultur budaya lokal yang dianut. Artinya aktivitas kepemimpinan tidak bisa lepas dari nilai-nilai budaya dan kehidupan sosial masyarakatnya.

Maka jika berbicara kepemimpinan dan budaya itu menjadi sebuah entitas yang tidak bisa dipisahkan, namun itu adalah sebuah entitas yang harus diintegrasikan.

Diantara salah satu ciri kultur kebudayaan lokal yang dianut bangsa kita adalah masih adanya rasa solidaritas yang tinggi kepada lingkungan dimana dia sedang berada.

Ini sejalan dengan ajaran kita sebagai orang Muslim, dalam hadits, Nabi SAW yang mengajarkan:

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam kasih-mengasihinya, sayang-menyayanginya, dan santun-menyantuninya, adalah bagaikan satu tubuh (kaljasadil wahid) yang jika satu anggotanya menderita sakit, maka menderita pula keseluruhan tubuhnya..." (H.R. Muslim).

Teori harmoni Kaljasadil Wahid dalam ajaran Islam ini menggambarkan kelaziman bahwa kita harus saling mengisi, membantu dan melindungi satu sama lain, juga saling mengembangkan potensi yang ada diantara sesama.

Melalui teori harmoni ini, umat Muslim diharapkan bisa terbentuk seperti al-bunyan yasuddu ba’dluha ba’dla, bagaikan sebuah bangunan yang beragam antara unsur bangunan yang satu dengan unsur lainnya dapat saling menguatkan. Meskipun hari ini yang dirasakan tantangannya tidak mudah, tapi bukan berarti bisa berhenti untuk memperjuangkannya.

Keharmonian Kaljasadil Wahid dalam ajaran Islam yang mulia tersebut, nampaknya tidak akan pernah bisa tegak tanpa ditunjang oleh kekuasaan. Berbicara keuasaan adalah berbicara kepemimpinan, dan kekuasaan pun tidak akan bisa maslahat tanpa ditunjang dengan agama yang baik.

Dalam Islam banyak istilah yang digunakan berkaitdan dengan pemimpin dan kepemimpinan. Sekurang-kurangnya ada delapan istilah, diantaranya yaitu; kata Imam (QS.2:124), Khalifah (QS.2:30), Malik (QS.1:4), Wali (QS.7:3), ‘Amir, Ra’in, Sulthan,  Ra’is, dan Ulil ‘amri (QS.4:59).

baca juga

Diantara istilah-istilah yang ada tersebut tentunya memiliki perbedaan konotasi makna. Misalkan menurut Abu Husayn dalam Maqayis Lughah, kata pemimpin jika menggunakan kata khalifah, yang akar katanya tersusunan dengan huruf kha, lam, dan fa, memiliki tiga makna pokok yakni mengganti, di belakang (datang sesudah yang digantikannya), dan ada sebuah perubahan yang dilakukan.

Selain itu pemimpin dalam arti Imam adalah orang yang diikuti jejaknya, didahulukan urusannya, dan kata Imam di sini juga memiliki arti benang yang harus meluruskan sebuah tatanan sistem yang dikelolanya.

Apabila teori harmoni Kaljasadil Wahid dihubungkan dengan kegiatan kepemimpinan, maka sudah sepatutnya bisa mendorong masyarakat agar bisa bersatu dengan proaktif partisipatif dalam proses pembangunan di semua sektor kehidupan.

Solidaritas kelompok yang dilandasi dengan iman dan akhlak mulia yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam hadits tersebut, merupakan sebuah modal sosial yang begitu mahal, maka idealnya harus dapat memberikan implikasi terhadap tatanan kerja sama kemanusiaan (ta’awun al-ihsan), jangan sampai dinodai apalagi sampai meyebabkan rusaknya sistem.

Karena, Allah SWT telah memuliakan kita sebagai makhluk-Nya dengan memberikan amanah kepercayaan kepada kita untuk memimpin (QS.6:165) dan mengelola setiap sumber daya alam di bumi tempat kita berpijak (QS.2:29). Sebuah amanah kepercayaan itu tidak diberikan kepada makhluk Allah SWT yang lain selain kita sebagai manusia.

Karakteristik manusia yang memiliki motivasi tinggi untuk menjadi pemimpin ini bisa tampak dalam tingkah lakunya, apakah panggilan motivasinya untuk ambil bagian menjadi pemimpin itu merupakan bagian dari ibadah yang benar, atau justru malah terpeleset masuk dalam bagian dari ibadah yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habib Jafar Jelaskan Arti Kebahagian Menurut Islam, Mulai Sekarang Lakukan Caranya

Habib Jafar Jelaskan Arti Kebahagian Menurut Islam, Mulai Sekarang Lakukan Caranya

Cianjur | Selasa, 06 September 2022 | 16:54 WIB

Habib Jafar Beri Pandangan Soal Fenomena Ramainya Seorang Pesulap dengan Orang Pintar

Habib Jafar Beri Pandangan Soal Fenomena Ramainya Seorang Pesulap dengan Orang Pintar

Cianjur | Minggu, 04 September 2022 | 12:33 WIB

Marah Bisa Jadi Bencana Dunia dan Akhirat, Nabi Sarankan Lakukan Ini Agar Amarahmu Tak Meluap

Marah Bisa Jadi Bencana Dunia dan Akhirat, Nabi Sarankan Lakukan Ini Agar Amarahmu Tak Meluap

Cianjur | Sabtu, 03 September 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×