3. Melakukan aborsi tanpa mengikuti standar profesi dan pelayanan yang berlaku;
4. Diskriminasi; dan
5. Lebih mengutamakan imbalan materi daripada indikasi medis.
Merujuk National Abortion Federation Amerika Serikat menyatakan bahwa siapapun yang meminta aborsi harus mendapatkan pelayanan konseling yang memadai tanpa ada kesan menghakimi.
Layanan aborsi ini sangat penting guna memberikan pemahaman, mulai dari gejala dan dampak apa saja yang akan dirasakan apabila melakukan aborsi.
Sehingga mereka akan memberikan keputusan terbaik dan dapat dipertanggunj jawabkan di kemudian hari.
Lalu, layanan konseling aborsi ini membahas apa saja? Setidaknya ada 4 poin penting dari layanan konseling ini, diantaranya:
1. Memastikan riwayat seksual, riwayat kehamilan, riwayat penggunaan kontrasepsi, ada tidaknya percobaan aborsi yang dilakukan;
2. Menggali perasaan pasien akan apa yang dialaminya;
3. Opsi yang dimiliki juka mau melanjutkan kehamilan, serta pilihan yang dapat dilakukan setelah melahirkan;
4. Risiko kesehatan yang dapat terjadi serta prosedur.
Itulah informasi seputar aborsi di Indonesia.