Presiden Jokowi Sebut Kepercayaan Masyarakat Anjlok, Aryanto Nilai Bersih-bersih Polri Bisa Baik

Suara Cianjur | Suara.com

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:20 WIB
Presiden Jokowi Sebut Kepercayaan Masyarakat Anjlok, Aryanto Nilai Bersih-bersih Polri Bisa Baik
Jokowi kumpulkan Polri, Jokowi Kapolri Listyo, Jokowi kumpulkan polisi (Foto Istimewa / Suara.com / NTARA FOTO - Sigid Kurniawan/tom)

SuaraCianjur.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan arahan langsung kepada seluruh anggota Polri baik dari mulai tingkat Mabes, Kapolda, hingga Kapolres seluruh Indonesia, menyebutkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri anjlok.

Hal itu terjadi karena adanya beberapa kasus dilakukan oleh anggota Polisi yang nakal.  Bahkan Presiden Jokowi juga mengatakan faktor ini terjadi mulai dari kasus Ferdy Sambo, Tragedi Kanjuruhan, dan hingga yang terbaru soal Teddy Minahasa yang diduga terlibat kasus narkoba.

Penasihat Kapolri, Aryanto Sutadi mengatakan kalau turunnya citra kepolisian adalah konsekuensi dari adanya upaya untuk membersihkan tubuh kepolisian.

"Ini saya kira konsekuensi daripada Polisi bersih-bersih," kata Aryanto seperti dikutip, dari Sapa Indonesia Malam di kanal YouTube KOMPAS TV, dilihat Minggu (16/10/2022).

Aryanto mengatakan, kejadian yang tengah dialami oleh Polri bisa menjadi peljaran bagi semua jajaran kepolisian. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak main-main untuk membersihkan Polri dan mengembalikan citra baik di masyarakat.

"Ini juga peringatan kepada seluruh jajaran Polisi bahwa Pak Kapolri tidak main-main," ungkapnya.

Aryanto juga menilai kalau perbaikan dari Polri bisa terwujud jika semua anggota memiliki kesadaran untuk menjaga nama baik institusinya.

"Perbaikan dari Polisi itu sendiri saya kira bisa baik, bila seluruh Polisi mau menyadari. Karena sistem pengawasan Polisi sudah tepat sekali," ucap Aryanto.

Dalam program itu juga menyinggung soal kasus yang menjerat Irjen Pol Teddy Minahasa, dalam kasus dugaan narkoba.

Aryanto mengatakan kalau sebelum pengangkatan selalu dilakukan screening. Dan untuk melakuka hal itu kepada setiap anggota Polri adalah langkah yang tidak mudah.

"Kalau sampai kemarin dipromosikan menggantikan Pak Nico, saya yakin itu berasal dari screening. Di situlah sulitnya di dalam lembaga Polisi karena sangat besar kewenangannya, diskresinya sangat besar,” terang Aryanto.

Pemeriksaan ketat jelang Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan Pejabat Utama Polri dari Kapolda hingga Kapolres se-Indonesia di Istana. (ist)
Pemeriksaan ketat jelang Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan Pejabat Utama Polri dari Kapolda hingga Kapolres se-Indonesia di Istana. (ist) (sumber:)

“Sehingga untuk menscreening mana orang yang betul baik mana yang kurang baik, itu agak tidak mudah," tambahnya.

Dirinya juga memberikan contoh terhadap soal kasus Ferdy Sambo, soal apa yang menimpa terhadap mantan Kadiv Propam itu tidak dapat terprediksi.

"Seperti contoh Pak Sambo, kan dia kepala disiplinnya Polisi kan dan dia lah garda terdepan. Tapi ternyata dia kejeblos di situ (pembunuhan berencana). Termasuk Pak Teddy ini, dilihat dari latar belakangnya bagus dan tidak ada cacat dalam perjalanannya. Tiba-tiba dia terjebak dalam kasus ini. Jadi itu lah kira-kira risiko daripada untuk membawa polisi semua bersih agak berat," terangnya.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Najwa Shihab Kini Jokowi Singgung Gaya Hidup Polisi

Setelah Najwa Shihab Kini Jokowi Singgung Gaya Hidup Polisi

| Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:15 WIB

Bagaimana Kabar Delapan Jendral Polisi yang Positif Amphetamine Saat Menghadap Jokowi

Bagaimana Kabar Delapan Jendral Polisi yang Positif Amphetamine Saat Menghadap Jokowi

| Sabtu, 15 Oktober 2022 | 11:11 WIB

Jabatan Irjen Pol Teddy Minahasa Berbelok Arah ke Yanma, Karir Diujung Jurang PTDH Akibat Narkoba

Jabatan Irjen Pol Teddy Minahasa Berbelok Arah ke Yanma, Karir Diujung Jurang PTDH Akibat Narkoba

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:53 WIB

Terkini

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:21 WIB

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:07 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:02 WIB

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:43 WIB