Kasus Ini Disebut Presiden Jokowi Bikin Runyam Indeks Kepercayaan Publik ke Polri

Suara Cianjur

Minggu, 16 Oktober 2022 | 14:57 WIB
Kasus Ini Disebut Presiden Jokowi Bikin Runyam Indeks Kepercayaan Publik ke Polri
Jokowi kumpulkan Polri, Jokowi Kapolri Listyo, Jokowi kumpulkan polisi (Foto Istimewa / Suara.com / NTARA FOTO - Sigid Kurniawan/tom)

SuaraCIanjur.id- Indeks kepercayaan masyarakat kepada Polri anjlok usai beberapa kasus yang melibatkan anggota kepolisian menjadi perbincangan di masyarakat.

Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyebut kalau kepercayaan publik kepada Polri turun.

Presiden juga menyebut kasus yang menimpa Polri hingga membuat runyam adalah kasus Ferdy Sambo.

Menurut Presiden Jokowi saat ini angka kepercayaan publik terhadap Polri rendah. Lantas Presiden Jokowi meminta kepada semua jajaran Polri untuk bekerja sama mendorong kembali kepercayaan masyarakat.

“Di November itu masih 80,2 persen, sangat tinggi, bukan tinggi, sangat tinggi sekali. Sekarang, kemarin Agustus, berada di 54 persen, jatuh, rendah sekali," kata Presiden ketika memberikan arahan kepada jajaran Polri di Istana Negara, Jakarta, seperti dilihat dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (16/10/2022).

Presiden Jokowi menilai hal ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi semua jajaran dan harus dikerjakan.

"Itulah pekerjaan berat yang saudara-saudara harus kerjakan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Polri, di tengah situasi yang juga tidak mendukung saat ini,” kata Presiden Jokowi.

Presiden pun mengatakan, sebelum ada kasus Ferdy Sambo kepercayaan masyarakat kepada Polri mendapatkan posisi terpuncak di atas lembaga lainnya.

Hal itu berkat kerja keras yang dilakukan semua jajaran ketika masa pandemi Covid-19.

baca juga

“Tetapi begitu ada peristiwa FS (Ferdy Sambo) runyam semuanya. Jatuh ke angka yang paling rendah. Dulu dibandingkan institusi-institusi penegak hukum yang lain, tertinggi. Sekarang saudara-saudara harus tahu, menjadi terendah,” ungkap orang nomor satu di Indonesia ini.

Tak hanya itu Presiden Jokowi juga meminta dan menigngatkan kepada semua jajaran Polri untuk bisa peka atas situasi krisis yang terjadi.

Termasuk semua anggota Polri diminta untuk bisa lebih memperhatikan gaya hidup mewah. Hal ini biar tidak timbul kecemburuan sosial dan tak lagi menjadi sorortan masyarakat.

Presiden juga menyebut kalau saat ini kondisi di semua negara sedang dalam mode sulit dalam menghadapi terjangan gelombang dan badai ekonomi global. Sebanyak 66 negara menurutnya sudah ada dalam posisi rentan. 345 juta orang yang berada di 82 negara telah menderita kekurangan pangan yang serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Sebut Kepercayaan Masyarakat Anjlok, Aryanto Nilai Bersih-bersih Polri Bisa Baik

Presiden Jokowi Sebut Kepercayaan Masyarakat Anjlok, Aryanto Nilai Bersih-bersih Polri Bisa Baik

Cianjur | Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Setelah Najwa Shihab Kini Jokowi Singgung Gaya Hidup Polisi

Setelah Najwa Shihab Kini Jokowi Singgung Gaya Hidup Polisi

Cianjur | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:15 WIB

Bagaimana Kabar Delapan Jendral Polisi yang Positif Amphetamine Saat Menghadap Jokowi

Bagaimana Kabar Delapan Jendral Polisi yang Positif Amphetamine Saat Menghadap Jokowi

Cianjur | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 11:11 WIB

Terkini

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri

Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri

Bali | Senin, 22 Juni 2026 | 20:20 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga

Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 20:15 WIB

Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas

Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 20:15 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit

Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 20:05 WIB

Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026

Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 20:05 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB