Anggota Polri Kalau Tericum Sogok Demi Naik Jabatan Bersiap Tindakan Tegas dari Kapolri: Sekolah Tidak Bayar!

Suara Cianjur | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2022 | 13:45 WIB
Anggota Polri Kalau Tericum Sogok Demi Naik Jabatan Bersiap Tindakan Tegas dari Kapolri: Sekolah Tidak Bayar!
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo berbicara kepada media. (Foto Dok Suara.com - Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id- Bagi semua anggota Polri yang kedapatan menyogok atau membayar dengan uang demi bisa naik jabatan bersiap mendapatkan tindakan tegas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Listyo tak ada alasan apapun terkait dengan hal itu.

"Kalau saya dengar misalkan rekan-rekan mungkin, (tes) langsung enggak bisa. Kemudian lewat orang bayar langsung saya coret, saya batalkan," tegas Kapolri dikutip dalam akun instagramnya @listyosigitprabowo, dilihat Senin (24/10/2022).

Hal itu dilakukan demi membangun Polri di masa depan yang lebih baik.

"Karena ini terkait komitmen kita ke depan bisa jadi lebih baik," kata Jenderal bibtang empat tersebut.

Listyo bahkan meminta kepada Divisi Propam Polri untuk memantau dan mengawasi, jika ada tindak-tanduk anggota yang melakukan hal itu.

Telinga Kapolri tertutup mendengar soal adanya setoran untuk kenaikan pangkat atau jabatan.

"Saya masih mendengar hal seperti itu, kalau ada saya turunkan Propam langsung saya copot, tolong ini jadi perhatian," tegas Kapolri.

Kapolri juga akan melakukan pencopotan kalau ada anggota Polri yang terbukti menerima setoran. Dengan hal itu terjadi bukan tidak mungkin bisa terjadi pungli di tubuh Polri.

"Kita yang atasan-atasan ini juga harus menghilangkan hal yang membuat anggota memiliki alasan untuk melakukan pungli, dengan alasan setoran ke atasan," terang Listyo.

Bahak dirinya tidak mau lagi menerima kabar kalau ada anggota Polri yang bersekolah kemudian masih tetap dipungut biaya.

"Kemudian mau dapat jabatan bayar," jelas Kapolri.

Tidak ada namanya setoran dari bawahan ke atasan dalam lingkup Polri. Maka Kapolri akan melakukan tindakan tegas jika hal itu tercium olehnya. Apalagi dalam praktiknya, anggota membawa atau menjual nama Kapolri, untuk melancarkan aksi tersebut.

"Termasuk kalau bawa nama saya tangkap dan laporkan, kita sepakat di Mabes Polri tidak ada yang seprti itu," terang Listyo.

Aturan ini juga berlaku untuk seluruh Kapolda dan Kapolres di wilayah Indonesia. Berikan tindakan tegas terhadap anggotanya yang melakukan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Bakal Coret Anggota Polri yang Kedapatan Bayar Supaya Bisa Naik Jabatan

Kapolri Bakal Coret Anggota Polri yang Kedapatan Bayar Supaya Bisa Naik Jabatan

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:07 WIB

Acungan Jempol Mahfud MD Buat Polri Tangkap Buronan Judi Online, Tak Mudah Bawa Pulang dari Luar Negeri

Acungan Jempol Mahfud MD Buat Polri Tangkap Buronan Judi Online, Tak Mudah Bawa Pulang dari Luar Negeri

| Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:40 WIB

Presiden Jokowi Sebut Kepercayaan Masyarakat Anjlok, Aryanto Nilai Bersih-bersih Polri Bisa Baik

Presiden Jokowi Sebut Kepercayaan Masyarakat Anjlok, Aryanto Nilai Bersih-bersih Polri Bisa Baik

| Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB