SuaraCianjur.id – Atletico Madrid berdiri sejak 26 April 1903 dengan nama Athletic Club Sucursal dan bermarkas di Madrid, Spanyol.
Pada tahun 1940 klub secara resmi merubah namanya dari Athletic Club Sucursal menjadi Atletico Madrid.
Semenjak Atletico Madrid berdiri, klub ini secara konsisten mampu menyaingi dominasi Real Madrid dan FC Barcelona di Laliga Spanyol.
Soal prestasi, Atletico Madrid tidak perlu dipertanyakan lagi. Meskipun sempat terseok-seok di kompetisi liga, akan tetapi Atletico Madrid masih tetap eksis sebagai salah sartu tim besar di Laliga Spanyol.
Berkenaan dengan rivalitas, Atletico Madrid memiliki rival yang telah terjadi sejak dahulu. Tentu kita sering atau pernah mendengar dengan Derbi Madrid.
Ya, Rival dari Atletico Madrid adalah tim sekotanya yaitu Real Madrid. Laga Derbi Madrid selalu ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepak bola dunia untuk mengetahui siapa yang menjadi terbaik dari dua tim besar Spanyol ini.
Seperti klub sepak bola lainnya, Atletico Madrid memiliki julukan unik yang mungkin tidak banyak orang tahu tentang fakta apa saja yang terjadi ketika julukan itu disematkan.
Setidaknya Atletico Madrid memiliki beberapa julukan yang terkenal, yaitu Los Colchoneros, Los Rojiblancos, dan Los Indios.
Julukan Los Colchoneros memiliki arti pembuat kasur. Julukan tersebut disematkan untuk Atletico Madrid dikarenakan perpaduan warna merah putih pada kaus tim mereka mirip seperti warna kasur orang Spanyol jaman dahulu.
Baca Juga: 7 Tips dan Rahasia Hidup Sehat Rasulullah, Ulasan Lengkap Mohammad Takdir Ilahi
Sementara itu, julukan Los Rjiblancos memiliki arti merah dan putih. Julukan tersebut merujuk pada warna kebesaran tim mereka yaitu merah dan putih.
Kemudian, Atletico Madrid juga memiliki julukan Los Indios yang berarti Orang Indian. Julukan tersebut disamatkan karena pada tahun 1970 banyak pemain Atletico Madrid berasal dari Amerika Selatan.
Itulah fakta unik dibalik julukan-julukan yang dimiliki oleh salah saru tim besar Laliga Spanyol, Atletico Madrid.(*)