SuaraCianjur.id- Ada hal yang tabu dimasyarakat yang menyangkut dalam berhubungan seks yang hingga kini mungkin masih menjadi bahan pertanyaa,
Tapi menurut pakar Seksolog dr.Boyke Dian Nugraha, ketika selama ini berbicara soal bercinta, banyak orang berpikir soal variasi dalam posisi. Tapi hal itu tidaklah benar.
"Padahal itu enggak benar, banyak yang bisa dipelajari bukan cuma posisi dan variasi begituan saja," terang dr.Boyke mengutip dari kanal KUY Entertainment di YouTube, Senin (31/10/2022)
Menurut dr.Boyke banyak wanita yang merasa tidak terpuaskan ketika menganggap soal hal-hala yang masih dianggap tabu. Akibatnya rata-rata wanita di Indonesia kurang tahu bagaimana nikmatnya bercinta khususnya bagi pasangan suami istri.
"Selama ini kepuasan wanita di ranjang kan masih dianggap tabu. Akibatnya 70 persen wanita di Indoensia, tidak tahu bagaimana nikmatnya berhubungan," terang dr.Boyke.
Padahal kata dr.Boyke, tidak semua hal yang tabu itu bisa memberikan dampak buruk.
Salah satu contohnya kata dr.Boyke adalah alat kontrasepsi.
"Misalnya alat kontrasepsi, selain sebagai alat pencegah kehamilan itu juga bisa mencegah terinfeksi HIV/AIDS," jelas dr.Boyke.
Sehingga menurutnya untuk menggunakan alat kontrasepsi masih wajar bagi seorang suami.
Baca Juga: Hal Penting dari Dokter Boyke Buat Pria Wajib Tahu Tentang Manfaat Sunat, Jangan Sampai Ini Terjadi
"Kita enggak tahu juga pasangan kita itu seperti apa, mungkin di depan istrinya baik, tetapi di luar bisa celup sana celup sini," ungkap dr.Boyke.
Termasuk melakukan jusur jilatan dan isapan di bagian oragn sensitif pria atau wanita. Hal ini juga masih dianggap tabu.
Tapi kata dr.Boyke hal itu termasuk dalam variasi, dan sangat penting untuk pasangan suami istri ketika melakukan hubungan seks.
"Padahal variasi ini diperlukan untuk mengatasi bosan dalam rumah tangga," kata dia.
Selama hal itu masih batas wajar bagi suami istri tidak ada salahnya untuk dilakukan, agar hubungan rumah tangga semakin harmonis. (*)