SuaraCianjur.id- Ada kabar yang mengatakan kalau wanita gemuk katanya susah untuk hamil. Hal ini dijelaskan oleh pakar Seksolog dr.Boyke.
Menurut dr.Boyke megakaui memang wanita yang memiliki badan agak sulit untuk mendapatkan kehamilan.
Bagi suami istri momentum kehamilan adalah hal yang plaing ditunggu-tunggu. Tapi berhati-hati juga dengan faktor gemuk badan yang dialami oleh istri. Hal ini memang bisa menjadi salah satu penghalang, untuk kehamilan.
Kabar yang menyebut wanita gendut susah hamil bukan hanya sekedar mitos belaka.
"Kegemukan adalah kontra indikasi relatif kehamilan. Artinya gemuk badan sering kali membuat sulit hamil," kata dr Boyke seperti dikutip dalam kanal YouTube Sonara FM, Senin (31/10/2022).
Menurut dr.Boyke dengan berat badan yang berlebih turut mempengaruhi terhadap hormon estrogen, dan itu bisa terganggu.
"Lemak yang ada di perut dan sebagainya, itu bisa beraromatisasi menjadi hormon estrogen," jelas dr.Boyke.
"Akibatnya kalau hormon estrogennya tinggi maka ovulasi tidak terjadi akibatnya sulit terjadi kehamilan," lanjut dr.Boyke.
Sehingga bisa disimpulkan kalau kegemukan bisa menjadi salah satu faktor sulit hamil bagi wanita.
"Jadi fakta wanita yang kalau gemuk akan sulit hamil," jelas dr.Boyke.
Kemudian dr.Boyke mebeberkan berat badan ideal bagi wanita yang ingin mendapatkan kehamilan..
Menurutnya kalau berat badan ideal bagi para istri memiliki tinggi badan lalyu dikurangi 110.
“Contohnya memiliki tinggi badan 170 maka idealnya berat badannya yaitu 60 kg,” terang dr.Boyke.
Hal ini juga berlaku kepada suami yang memiliki berat badan yang ideal. Menurut dr.Boyke para suami harus punya berat badan yang dikurangi dengan 100 dari tinggi badannya.
“Ketika tinggi 170 maka perlu memiliki berat badan 70 Kg. Karena yang hamil itu wanita jadi harus lebih ideal bentuk tubuhnya dibanding pria," kata dr.Boyke. (*)