1.Memanipulasi Harga Saham
![Istri presiden Korsel, Kim Keon-hee [Foto: Instagram / first_lady_kim_keonhee]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/15/1-istri-presiden-korsel-kim-keon-hee-instagram-at-first-lady-kim-keonhee.jpg)
Melansir dari Suara.com, di awal bulan September 2022 kemarin sebuah transkrip percakapan telepon dengan Kim Keon Hee, yang sedang dilidik terkait dengan manipulasi harga saham Deutsche Motors, tiba-tiba mengejutkan publik Korea Selatan, usai menvuatnya siaran laporan dari berita setempat.
Kim disebutkan meminta kepada pegawai perusahaan sekuritas untuk membeli saham, saat harganya dimanipulasi oleh Kim. Ibu Negara Korsel ini juga diketahui melakukan dagang, ketika dirinya mengaku tidak memiliki kontak sama orang yang memimpin manipulasi. Pernyataan itu langsung mendapatkan label dengan laporan palsu.
2. Hilangkan Catatan Barang Mewah
Kalung mewah yang tergantung di lehar Kim Keon Hee ketka dirinya mendampingi Yoon ke Spanyol di bulan Juni turut memicu sorotan.
Barang mewah itu turut dihilangkan dalam aset propertinya. Kendati demikian kantor kepresidenan turut angkat bicara. Mereka menjelaskan kalau itu dipinjam dari seorang kenalan.
Rakyat Korea Selatan menganggap kalau Kim bukan wanita yang jujur. Yang mencenangkan adalah harga kalung yang digunakan Kim ketika itu berkisar 62 juta won atau Rp708 juta.
3. Undang Polisi di Tengah Selidiki Kasus
![Ibu Iriana Joko Widodo menerima kedatangan Ibu Negara Republik Korsel Madam Kim Keon-hee [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/15/1-ibu-iriana-joko-widodo-menerima-kedatangan-ibu-negara-republik-korsel-madam-kim-keon-hee.jpg)
Hal yang menjadi kontroversi yang dilakukan leh Kim Keon Hee adalah, munculnya berita yang melaporkan seorang petugas kepolisian yang menyelidik keluarga Kim, diundang untuk menghadiri pelantikan Yoon.
Polisi telah melakukan penyelidikan kalau Kim dan Ibunya mendapatkan perlakuan yang begitu istimewa terhadpa proyek pembangunan di distrik Gongheung Yangpyeong, Provinsi Gyeonggi. (*)
Sumber:Suara.com