“Di samping bangunan rumah, Pusdalops mendapatkan laporan pondok pesantren rusak berat 1 unit dan RSUD Cianjur rusak sedang 1. Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah 2 unit, fasilitas Pendidikan 3, tempat ibadah 1,” tambahnya.
Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah dua unit, fasilitas Pendidikan, tempat ibadah.
Warga Cianjur merasakan guncangan gempa dengan durasi waktu 10 sampai 15 detik.
Sementara itu Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan kalau rumah warga sampai gedung gedung Sekretaris Daerah (Sekda) turut terkena dampak.
"Warga histeris rumah-rumah hancur, pendopo plafonnya berjatuhan, gedung Sekda hancur dan listrik padam. Perabotan rumah tangga warga hancur," kata Bupati dikutip dari Suara.com. (*)