Ini yang Dilakukan Brimob Buat Cari Daerah Terisolir Pasca Gempa Cianjur, Tersisa 3 Kampung Lagi

Suara Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 10:57 WIB
Ini yang Dilakukan Brimob Buat Cari Daerah Terisolir Pasca Gempa Cianjur, Tersisa 3 Kampung Lagi
Brimob kembali melakukan pencarian dan penyisiran terhadap warga di daerah terisolir pasca gempa Cianjur (Foto: Polda Jabar)

SuaraCianjur.id- Penyisiran daerah terisolir pasca gempa CIanjur yang terjadi padahari Senin (21/11) lalu, Brimob Polri memantau dari jalur udara.

Mereka mengerahkan tim untuk menerbangkan drone untuk mendetksi dan melakukan pencarian, soal lokasi pengungsi dari warga yang terkena dampak gempa Cianjur.

Polri menurunkan tim drone untuk menyisir dan mengetahui, warga daerah mana saja yang terisolir dan membutuhkan evakuasi serta bantuna.

Menurut Koordinator Tim SAR Vertical Rescue Satlat dari Korps Brimob, Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan kalau tim khusus itu menerbangkan drone, untuk mendeteksi kemungkinan lokasi yang dari warga yang mengungsi namun belum bisa ditembus oleh kendaraan baik roda dua atau roda empat.

Dirinya juga mengatakan, bila tim tersebut sudah menemukan lokasi terisolir yang masih terdapat warga, akan langsung dilakukan pelaporkan ke Posko Induk Jawa Barat, agar proses evakuasi bisa segera dilakukan.

"Jadi kami mengirim tim kecil ini menggunakan alat transportasi helikopter dari Polairud. Tim drone Brimob sudah membawa perlengkapan drone untuk mencari kemungkinan adanya shelter-shelter warga," terang Rantau di Cianjur dalam keterangan yang diterima cianjur.]suara.com, Minggu (27/11/2022).

Dirinya yakin kalau tim bisa memberkkan informasi secara akurat, dalam proses pencarian dan penyisiran lokasi terisolir.

Menurutnya menerjunkan helikopter jga drone sangat efektif ketika mencari para warga yang berada di daerah terisolir, pas ca gempa Cianjur terjadi.

Data yang diterima oleh Tim SAR dari Satlat Brimob dari 37 lokasi terisolir sampai sekarang, sudah tersisa tiga lokasi.

Drone diterbangkan untuk mengetahui daerah mana saja yangmasih terisolir pasca gempa Cianjur. [Foto: Polda Jabar]
Drone diterbangkan untuk mengetahui daerah mana saja yangmasih terisolir pasca gempa Cianjur. (sumber: Foto: Polda Jabar)

Ketika lokasi itu berada di Kampung Kadu Gede, Pasir Manggu, dan Pasar Tunagan.

Rantau melanjutkan kalau tim drone akan terus melakukan pencarian di lokasi pengungsian bagi warga yang masih terisolir dalam waktu sepakn kedepan.

"Kita sudah membawa bekal untuk enam hari perjalanan," ungkapnya.

Termasuk kebutuhan informasi soal daerah terisolir di mana saja dari laporan warga sangat dibutuhkan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Netizen Kecam Helicopter Lempar Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, Tenda Pengungsi Terbawa Terbang

Netizen Kecam Helicopter Lempar Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, Tenda Pengungsi Terbawa Terbang

Cianjur | Jum'at, 25 November 2022 | 09:53 WIB

Cerita Dibalik Longsor Cugenang Cianjur Akibat Gempa, Warganya Pernah Gerebek Pasangan Gay

Cerita Dibalik Longsor Cugenang Cianjur Akibat Gempa, Warganya Pernah Gerebek Pasangan Gay

Cianjur | Jum'at, 25 November 2022 | 08:45 WIB

124 Jasad Korban Gempa Cianjur Sudah Teridentifikasi, 1 Kantong Jenazah Berisi Potongan Tubuh Diperiksa Lanjut

124 Jasad Korban Gempa Cianjur Sudah Teridentifikasi, 1 Kantong Jenazah Berisi Potongan Tubuh Diperiksa Lanjut

Cianjur | Jum'at, 25 November 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap

Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:36 WIB

Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?

Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:21 WIB

Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang

Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:09 WIB

6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu

6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:02 WIB

BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan

BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan

Sumut | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:56 WIB

Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?

Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?

Sumsel | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:55 WIB

Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin

Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:46 WIB

Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2

Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:37 WIB

Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka

Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka

Banten | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:29 WIB

137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?

137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?

Sumsel | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:24 WIB