Saran dr.Zaidul Akbar Kurangi Kalau Bisa Hentikan Jenis Makanan Ini Karena Bisa Hambat Proses Pemulihan Tubuh

Suara Cianjur | Suara.com

Selasa, 29 November 2022 | 13:45 WIB
Saran dr.Zaidul Akbar Kurangi Kalau Bisa Hentikan Jenis Makanan Ini Karena Bisa Hambat Proses Pemulihan Tubuh
Penjelasan dari dr.Zaidul Akbar pentinganya seseorang mengeluarkan racun dalam tubuh agar terhindar dari kebutaan hati (Foto Tangkapan Layar Youtube dr.Zaidul Akbar)

SuaraCianjur.id- Dikatakan oleh dr.Zaidul Akbar ada beberapa makanan yang berefek buruk atau tidak sehat terhadap tubuh, bahkan jenis makanan tersebut bisa menghambat pemulihan tubuh.

Dalam makanan terdapat berbagai kandungan ada yang sehat dan yang tidak sehat. Bahkan ada juga makanan yang berdampak buruk untuk pemulihan kesehatan tubuh.

Peraturan dalam mengkonsumsi makanan kata dr.Zaidul Akbar dalam Islam, sudah diatur dengan jelas. Bahkan cara baik untuk menyantap makanan juga sudah tertera dalam Al Quran surat Abasa ayat 24.

“Jika manusia bersikeras dengan keingkarannya, maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya yang dia makan setiap hari, dari mana makanan itu berasal?”

Makanan yang dikonsumsi harus diperhatikan mana yang baik dan mana yang tidak, Termasuk dengan porsi makanan.

Dalam YouTube dr Zaidul Akbar Official, dilihat Selasa (29/11/2022), dijelaskan kalau isyarat dalam surat 'Abasa itu menyuruh kepada manusia untuk baik-baik dalam mengkonsumi asupan makanan.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh harus sesuai dengan kebutuhan tubuh bukan akrena nafsu.

"Saya biasanya tanya kepada mereka, biasanya gak makan tepung-tepungan, gula tinggi, makanan olahan atau ayam potong kan?" kata dr.Zaidul Akbar.

Menurut dr.Zaidul Akbar sebagai besar pasien yang pernah datang kepadanya menjawab banyak sekali yang berkaitan dengan konsumsi makanan yang kurang sehat dan bisa mencegah pemulihan kesehatan tubuh.

"Ternyata setelah berhenti banyak sekali yang bisa diperbaiki atau tubuhnya bisa merecovery (pulih) sendiri," ungkpa dr.Zaidul Akbar.

Menurut dr.Zaidul Akbar, Rasulullah memberikan contoh bagaiman pola makan yang baik dan ahrus dilakukan umat Muslim.

Ketika ada makanan maka Rasulullah akan memakan secara secukupnya, tapi ketika tidak ada makanan Rasulullah akan melakukan puasa.

Dijelaskan dr.Zaidul Akbar dengan hasil perbaikan pola makan seperti itu, akan memberikan efek baik bagi tubuh.

Bahkan mengurangi makanan yang kurang sehat malah memperbaiki dan menyehatkan kondisi jantung, otak sampai tubuh secara menyeluruh.

Kata dr.Zaidul Akbar makanan yang tinggi dengan kandungan tepung, gula, makanan olahan dan mengkonsumi ayam broiler potong secara berlebih, disarankan untuk dikurangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resep dr.Zaidul Akbar Bisa Atasi Biduran Pakai 3 Jenis Bahan Rempah Ini, Minum dan Balurkan Saja

Resep dr.Zaidul Akbar Bisa Atasi Biduran Pakai 3 Jenis Bahan Rempah Ini, Minum dan Balurkan Saja

| Selasa, 22 November 2022 | 19:03 WIB

Kaldu Tulang Diungkap dr.Zaidul Akbar Bisa Berikan Kesehatan Jantung dan Tulang

Kaldu Tulang Diungkap dr.Zaidul Akbar Bisa Berikan Kesehatan Jantung dan Tulang

| Senin, 21 November 2022 | 15:24 WIB

Penjelasan dr.Zaidul Akbar Kapan Hari Baik Bagi Seseorang Bisa Menjdi Gairah Buat Jalani Hidup

Penjelasan dr.Zaidul Akbar Kapan Hari Baik Bagi Seseorang Bisa Menjdi Gairah Buat Jalani Hidup

| Senin, 21 November 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang

Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:17 WIB

Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter

Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB

Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya

Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan

Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?

Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal

CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:56 WIB

Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?

Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:54 WIB

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026

Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026

Bri | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:47 WIB