SuaraCianjur.id- Sebuah kabar berhembus kurang sedap dari BUMN yang menyebutkan adanya kecurangan dalam proses rekrutmen bersama BUMN batch dua.
Kabar ini pun sampai ke Menteri BUMN, Erick Thohir. Atas kabar kurang sedap ini, Erick meminta kepada semua jajarannya untuk segara melakukan menindaklanjuti kabar tersebut.
Diduga ada joki yang bermain dalam rekrutmen bersama BUMN. Joki tes Bahasa Inggris ini sebelumnya sudah mendapatkan berbagai protes dari jagat media sosial.
Banyak publik yang menduga menduga kalau pelaku jokoi ini beraksi, dengan kedok bimbel dan merekrut lewat LinkedIn sampai grup Whatsapp.
Menurut Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Mahendra Sinulingga, kalau bsaat ini sedang melakukan penelusuran sesuai arahan dari Erick Thohir.
FHCI BUMN kata Arya punya metode khusus tersendiri dalam melakukan deteksi terhadpa para peserta tes yang terindikasi melakukan kecurangan menggunakan joki.
Arya juga mengatakan kalau Erick Thohir sangat kecewa dengan adanya kabar ini.
"Pak Erick itu kecewa kok bisa gitu, apalagi beliau melihat bahwa masuk jadi karyawan saja sudah pakai joki atau langkah-langkah yang nggak benar, nanti gimana di BUMNnya gitu ketika bekerja," ungkap Arya dilansir dari suara.com, Senin (16/1/2023).
Patut diketahui kalau sebelumnya, publik ramai membicarakan di media sosial soal dugaan adanya kecurangan dalam pengerjaan tes bahasa Inggris, ketika proses rekrutmen bersama BUMN Batch 2.
Baca Juga: Dilaporkan Ke Bareskrim, Faizal Assegaf Akan Laporkan Balik Erick Thohir dan Kamaruddin
Dalam media sosial Twitter, akun @momogimatch menyebutkan sebuah lembaga bimbel dengan nama EduCV terindikasi berbuat curang ketika tes BUMN.
Hal ini menjadi perbincangan hangat publik sampai kabar ini tersiar dan sampai di telinga Erick Thohir. (*)