Setelah buang air kecil, sofi berjalan menuju rumah yang berbeda untuk menghadiri acara makan bersama anggota band lainnya. Disana Sofi semakin tidak enak, dan menyuruh teman nya untuk makan cepat.
Sofi melihat makanan yang disajikan adalah tumis dari bermacam bunga sesajen. Setelah selesai makan, teman-teman Sofi mulai menyadari keanehan dan sepanjang jalan menuju pulang mereka mengendarakan motor dengan ugal-ugalan karena kepalang takut.
Di tengah perjalanan, Sofi merasa ada yang memanggil dan melihat atas. Sofi berteriak kencang karena melihat ada yang ingin memakannya, namun teman sofi tidak menyadari dan mendengar bahwa sofi berteriak.
Setelah sampai jalan besar, rombongan berhenti sejenak dan saling menyalahkan. Mengapa mengambil job yang tidak enak, gimana bayar nya, dan mereka tidak ada yang tahu siapa yang menerima job itu.
Saat sampai kost, Sofi mengalami demam dan hanya bercerita kejadian tersebut kepada kembaran nya. Namun, pacar dari Sofi itu penasaran dan membawa Sofi untuk kembali lagi ke tempat kemarin.
Setelah sampai tempat kemarin, pacar Sofi memutuskan untuk bertemu orang pintar di kota nya. Setelah bercerita, orang pintar tersebut bilang. Sebelum Sofi datang, ada rombongan yang mau ke undangan di kaki Gunung Merapi.
Ketika akad akan dimulai, Merapi Meletus dan tidak ada yang bisa di evakuasi. Mereka semua tertimbun dan desa itu hancur.