Achmad Nur Hidayat Nilai kenaikan Biaya Haji Jadi Rp69,1 Juta Bikin Publik Curiga Timbulkan Motif Lain

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:07 WIB
Achmad Nur Hidayat Nilai kenaikan Biaya Haji Jadi Rp69,1 Juta Bikin Publik Curiga Timbulkan Motif Lain
Ilustrasi foto tentang kenaikan ongkos Ibadah Haji (Foto: Freepik - zurijeta)

SuaraCianjur.id- Kabar tentang wacana naiknya biaya ibadah haji menjadi pro dan kontra. Rencana kenaikan biaya haji itu diusulkan langsung oleh menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Wacana biaya haji naik dari Rp39,8 juta menjadi Rp69,1 juta.

Menurut Pakar Kebijakan Publik dan Ekonom Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat, yang ikut memberikan sorotan tajam atas kenaikan yang cukup signifikan.

Kata dia kenaikan biaya tersebut dinilai tidak logis dan menimbulkan kecurigaan pada pemikiran masyarakat, tentang adanya kepentingan yang lain.

“Hal ini membuat publik curiga ada motif lain di balik kenaikan biaya haji ini karena penurunan manfaat ini menjadi tidak logis,” ucap Achmad yang dikutip dari Suara.com, Rabu (25/1/2023).

Dirinya tak menampik, terkait dengan ibadah haji yang selama ini memang lebih mudah dilakukan bagi umat Islam yang telah mampu.

Kendati demikian, Achmad mengingatkan peran dan tugas dari pemerintah yang harus memastikan kalau masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk mengerjakan ibadah haji.

Menurut Achmad, pemerintah wajib  memberikan fasilitas supaya ibadah haji yang dilaksanakan oleh umat muslim dari Indonesia bisa dengan mudah dilakukan.

Tentu saja hal ini kata dia bisa memberikan kesempatan untuk semua umat Islam dari Indonesia untuk menunaikan Haji.

“Walaupun ibadah haji itu hanya untuk yang mampu dan harus terukur, tapi negara seharusnya hadir dan menjaga kemudahan," kata Achmad membarikan pesan.

"(Negara) harus bisa membantu dengan pelayanan yang lebih baik agar pelaksanaan ibadah haji tersebut mudah bagi para calon haji, serta mendorong agar banyak umat muslim mempunyai kesempatan yang lebih mudah untuk dapat naik haji,” tambahnya.

Menurutnya dengan adanya wacana soal kenaikan biaya ibadah haji, tak menutup kemungkinan bisa menghapuskan harapan banyak calon Jemaah haji untuk berangkat ke tanah suci.

Maka dari itu sudah sepatutnya pemerintah bisa bertanggung jawab terkait dengan rencana kenaikan biaya ongkos haji tahun ini.

Achmad juga meminta kepada pemerintah supaya bisa lebih jeli dan bijak, dalam membuat narasi terkait dengan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) kepada masyarakat.

“Pemerintah perlu bijak menarasikan isu kenaikan BIPIH kepada publik. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk bisa mempertahankan ongkos haji yang terjangkau. Pemerintah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) harus mencari jalan agar nilai manfaat investasi tabungan haji publik tetap 59% dari ongkos haji,” tegas Achmad.

Seperti yang diketahui, Menag Yaqut Cholil Qoumas memberikan usul supaya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M dinaikan menjadi Rp 69,1 juta per jemaah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada! Berpergian Saat Ibadah Umroh dan Haji di Kota Mekkah

Waspada! Berpergian Saat Ibadah Umroh dan Haji di Kota Mekkah

| Rabu, 18 Januari 2023 | 17:29 WIB

Kader PDIP Teriaki Ganjar Pranowo Presdien! Megawati Masih Simpan Rapat Nama Sosok Capres

Kader PDIP Teriaki Ganjar Pranowo Presdien! Megawati Masih Simpan Rapat Nama Sosok Capres

| Selasa, 10 Januari 2023 | 19:08 WIB

Koreo Dukungan Suporter Timnas Indonesia Lawan Vietnam Dirusak Paspampers? Baca Dulu Faktanya

Koreo Dukungan Suporter Timnas Indonesia Lawan Vietnam Dirusak Paspampers? Baca Dulu Faktanya

| Sabtu, 07 Januari 2023 | 11:11 WIB

Terkini

Selepas Kelam

Selepas Kelam

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 17:55 WIB

Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!

Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!

Sulsel | Selasa, 28 April 2026 | 17:54 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!

Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!

Sulsel | Selasa, 28 April 2026 | 17:44 WIB

Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang

Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang

Kaltim | Selasa, 28 April 2026 | 17:42 WIB

Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 17:40 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB