Gempa Bumi di Turki: Ada Apa di Balik Kejadian Tersebut?

Suara Cianjur | Suara.com

Kamis, 09 Februari 2023 | 11:23 WIB
Gempa Bumi di Turki: Ada Apa di Balik Kejadian Tersebut?
Reruntuhan akibat Gempa Turki (AFP/Can Erok)

SuaraCianjur.Id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah Turki dan Suriah beberapa hari yang lalu menewaskan tidak kurang dari 12 ribu jiwa, termasuk 2 Warga Negara Indonesia.

Di sejumlah cuitan di Twitter beberapa akun memberikan analisa soal gempa Turki, bahkan beberapa di antaranya mengunggah video detik-detik gempa terjadi.

Salah satunya adalah video sambaran kilat beberapa detik jelang terjadinya gempa. Meski video itu belum bisa terkonfirmasi kebenarannya, apakah benar video sebelum gempa atau video lama.

Gempa ini telah memicu spekulasi dan teori konspirasi di media sosial, termasuk yang menyebut bahwa gempa tersebut telah diprediksi beberapa hari sebelumnya dan ada juga yang mengaitkannya dengan operasi intelijen berbasis teknologi HAARP.

HAARP adalah sebuah lembaga riset yang didukung oleh militer Amerika Serikat dan Universitas Alaska yang berfokus pada ionosfer.

Salah satu perangkat utamanya adalah Ionospheric Research Instrument atau IRI, yang terdiri dari 180 antena radio yang memancarkan gelombang radio frekuensi tinggi ke atmosfer.

Ilmuwan akan mengamati reaksi yang terjadi di ionosfer akibat paparan gelombang frekuensi tinggi tersebut. Sementara sambaran kilat yang terjadi sebelum gempa diyakini sebagai fenomena earthquake lights atau EQL. 

Fenomena ini terjadi karena beberapa jenis batuan yang bereaksi saat terjadinya aktivitas seismik, seperti batu basalt dan gabro, yang melepaskan listrik ke udara.

Fenomena ini diyakini oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dan pernah terekam terjadi saat gempa Meksiko pada 2017, gempa Quebec pada 1988, gempa Pisco di Peru pada 2007, dan gempa L'Aquila di Italia pada 2009.

Sedangkan penjelasan lain menyebut bahwa sambaran kilat itu terkait dengan infrastruktur kelistrikan. Diduga saat terjadi gempa, infrastruktur listrik tumbang dan rusak, sehingga memicu percikan listrik yang mirip dengan petir.

Gempa Turki sebelumnya telah diterangkan oleh pakar dan lembaga peneliti kegempaan, termasuk BMKG, sebagai hasil dari aktivitas tektonik lempeng Anatolia Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 3 Fakta SSGEOS Kelompok Peneliti Prediksi Gempa Turki Tewaskan 12.000 Nyawa

Ini 3 Fakta SSGEOS Kelompok Peneliti Prediksi Gempa Turki Tewaskan 12.000 Nyawa

Lifestyle | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:59 WIB

Kisah Dramatis Eks Pemain Chelsea yang Selamat dari Reruntuhan Gempa Turki

Kisah Dramatis Eks Pemain Chelsea yang Selamat dari Reruntuhan Gempa Turki

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:43 WIB

Teori Konspirasi Di Balik Gempa Turki, Benarkah Hasil Buatan Manusia?

Teori Konspirasi Di Balik Gempa Turki, Benarkah Hasil Buatan Manusia?

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:40 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada

Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada

Jakarta | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam

Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam

Sumsel | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:10 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep

Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:50 WIB