SuaraCianjur.id- Balapan motor ilegal di jalanan Indonesia sudah ada sejak lama.
Balapan liar semakin menjadi populer di kalangan pemuda karena adanya bengkel-bengkel pinggir jalan yang memungkinkan siapa saja yang tertantang untuk menunjukkan keahlian balapannya. Atau hanya sekadar ingin memperlihatkan suara motornya yang bertenaga.
Dalam ajang balapan liar ini, mekanik akan memilih joki yang layak untuk mewakili reputasi baik dari bengkel.
Tak jarang pula, banyak motor yang digunakan pada ajang balap liar adalah motor bodong alias tak memiliki kelengkapan surat-surat.
Pada biasanya, para pembalap liar berkumpul di jalanan di awal pagi. Alasan mereka untuk balapan berbeda-beda, antara lain untuk taruhan, ingin terkenal, dan untuk menarik perhatian wanita.
Sayangnya, kegiatan yang pada awalnya dimaksudkan untuk bersenang-senang justru berakhir tragis. Banyak pembalap yang meninggal dunia saat sedang balapan.
Ini adalah alasan mengapa pihak kepolisian merasa memiliki tanggung jawab untuk menghentikan kegiatan balap liar.
Pertimbangan untuk membangun sirkuit balapan resmi juga sedang dipertimbangkan. Operasi razia yang semakin ketat dari kepolisian membuat para pembalap liar sulit untuk berkutik.
Menjelang bulan Ramadhan, biasanya balap liar akan semakin gencar dan ramai, terutama di waktu malam hari menjelang sahur. Hal ini perlu adanya perhatian lebih dari pihak kepolisian untuk tindakan yang tegas akan hal ini. (*/Tigor Hutabarat)
Baca Juga: Inilah Obat Miom Ala dr Zaidul Akbar, Disebut Paling Powerful dan Mudah Ditemukan, Apa Itu?
Sumber: youtube.com / VICE Indonesia