Wanita Usia 20an Wajib Jaga BB, Ini Penyebab Tumor Rahim atau Miom, Salah Satunya Obesitas

Suara Cianjur

Senin, 06 Maret 2023 | 11:00 WIB
Wanita Usia 20an Wajib Jaga BB, Ini Penyebab Tumor Rahim atau Miom, Salah Satunya Obesitas
Ilustrasi gejala mioma uteri atau miom. ((Image by Freepik))

SuaraCianjur.id - Wanita usia 20an wajib untuk menjaga berat badan (BB) jika ingin menghindari risiko tumor rahim atau mioma uteri (miom). Salah satunya disebabkan oleh faktor obesitas

Mioma uteri atau fibroid uteri adalah tumor jinak yang tumbuh di dinding rahim atau miometrium. Mioma uteri biasanya tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan gejala yang mengganggu dan mempengaruhi kualitas hidup. 

Mioma uteri adalah pertumbuhan sel-sel otot polos pada rahim yang tidak bersifat kanker. Mioma uteri dapat tumbuh dalam ukuran yang bervariasi, dari sekecil biji sesawi hingga sebesar bola basket. 

Mioma uteri seringkali tidak menimbulkan gejala, namun dalam beberapa kasus dapat menyebabkan gejala yang mengganggu.

Gejala Mioma Uteri

Tidak semua wanita dengan mioma uteri mengalami gejala. Namun, beberapa gejala mioma uteri yang mungkin terjadi meliputi:

  • Pendarahan menstruasi yang berat;
  • Periode menstruasi yang lebih lama dari biasanya;
  • Nyeri panggul;
  • Nyeri saat berhubungan seksual;
  • Sering buang air kecil;
  • Pembengkakan pada perut;
  • Anemia akibat kehilangan darah yang banyak.

Siapa Saja yang Bisa Terkena Mioma Uteri?

Mioma uteri dapat terjadi pada setiap wanita yang telah memasuki masa pubertas dan belum memasuki masa menopause. Namun, beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seorang wanita terkena mioma uteri, yaitu:

  1. Usia: Mioma uteri lebih umum terjadi pada wanita yang berusia di antara 30-50 tahun.
  2. Riwayat keluarga: Jika seseorang memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat mioma uteri, maka kemungkinan seseorang terkena mioma uteri akan lebih tinggi.
  3. Ras: Wanita kulit hitam lebih cenderung untuk mengembangkan mioma uteri dibandingkan dengan wanita kulit putih atau Asia.
  4. Obesitas: Obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena mioma uteri.
  5. Kehamilan: Wanita yang pernah hamil memiliki risiko lebih rendah terkena mioma uteri dibandingkan dengan wanita yang belum pernah hamil.
  6. Penggunaan kontrasepsi hormonal: Wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal seperti pil KB atau suntikan memiliki risiko yang lebih rendah terkena mioma uteri

Obat dan Cara Sembuhkan Miom

Namun, meskipun faktor-faktor di atas dapat meningkatkan risiko seseorang terkena mioma uteri, tetap saja tidak semua wanita yang memiliki faktor risiko ini akan terkena mioma uteri. 

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap wanita untuk memantau kesehatannya dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mencegah atau mengobati penyakit dengan tepat waktu.

Pengobatan untuk mioma uteri bergantung pada ukuran dan gejala yang dialami oleh penderitanya. Beberapa obat atau cara yang dapat digunakan untuk mengobati mioma uteri antara lain:

baca juga

1. Obat-obatan

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat yang dapat mengurangi gejala mioma uteri seperti nyeri dan pendarahan. Obat-obatan tersebut dapat meliputi kontrasepsi hormonal, obat penghenti pendarahan, atau obat penurun tekanan darah.

2. Prosedur non-bedah

Prosedur non-bedah seperti embolisasi arteri uterina dapat membantu mengurangi ukuran mioma uteri dengan memotong pasokan darah ke mioma. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis intervensi radiologi.

3. Tindakan bedah

Tindakan bedah seperti miomektomi atau histerektomi dapat dilakukan untuk mengangkat mioma uteri atau bahkan rahim secara keseluruhan. Namun, tindakan ini hanya dilakukan jika gejala yang dialami oleh penderitanya sangat mengganggu atau mioma uteri sangat besar. (*)

Sumber:

1. Mayo Clinic
2. American College of Obstetricians and Gynecologists
3. National Institute of Child Health and Human Development
4. Halodoc

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obat Kista Dokter Zaidul Akbar Ini Ada 6 Jenis Berbeda, Apa Sajakah Itu? Simak Ulasannya!

Obat Kista Dokter Zaidul Akbar Ini Ada 6 Jenis Berbeda, Apa Sajakah Itu? Simak Ulasannya!

Cianjur | Selasa, 28 Februari 2023 | 17:45 WIB

Inilah Obat Miom Ala dr Zaidul Akbar, Disebut Paling Powerful dan Mudah Ditemukan, Apa Itu?

Inilah Obat Miom Ala dr Zaidul Akbar, Disebut Paling Powerful dan Mudah Ditemukan, Apa Itu?

Cianjur | Senin, 27 Februari 2023 | 11:00 WIB

Beginilah Cara Atasi Kecanduan Masturbasi untuk Pria dan Wanita yang Mau Berhenti

Beginilah Cara Atasi Kecanduan Masturbasi untuk Pria dan Wanita yang Mau Berhenti

Cianjur | Minggu, 12 Februari 2023 | 21:00 WIB

Hormon dan Nafsu Seksual pada Wanita: Bagaimana Menstruasi Mempengaruhi

Hormon dan Nafsu Seksual pada Wanita: Bagaimana Menstruasi Mempengaruhi

Cianjur | Jum'at, 10 Februari 2023 | 18:00 WIB

Ternyata Emosi Bisa Percepat Menstruasi Lho, Bunda. Ini Penjelasannya Menurut dr Zaidul Akbar

Ternyata Emosi Bisa Percepat Menstruasi Lho, Bunda. Ini Penjelasannya Menurut dr Zaidul Akbar

Cianjur | Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:16 WIB

Terkini

Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga

Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga

Lampung | Senin, 13 Juli 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:08 WIB

Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia

Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:05 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan

Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?

Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Polda Riau Resmi Ganti Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolres

Polda Riau Resmi Ganti Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolres

Riau | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan

Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan

Jogja | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

×