Perbedaan Signifikan Penawaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung antara China dan Jepang

Suara Cianjur

Minggu, 16 April 2023 | 15:20 WIB
Perbedaan Signifikan Penawaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung antara China dan Jepang
Pada tahun 2015, China dan Jepang bersaing dalam memberikan penawaran untuk memenangkan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/tom)

SUARA CIANJUR - Sejak masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ide proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah dilontarkan. 

Pada awalnya, proyek tersebut ditawarkan oleh dua negara, yaitu China dan Jepang, dan terus mengalami penundaan penyelesaiannya. 

Ternyata, ada perbedaan signifikan dalam penawaran proyek kereta cepat antara China dan Jepang yang menarik untuk dibahas.

Meskipun akhirnya proyek tersebut dimenangkan oleh China dengan pembentukan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai pemegang proyek, proyek tersebut masih belum selesai dan berdampak pada pembengkakan biaya yang signifikan. 

Bahkan China Development Bank (CDB) meminta Indonesia untuk memberikan jaminan melalui APBN untuk menutup biaya pembengkakan yang mencapai USD 7,9 miliar atau lebih dari Rp100 triliun.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, telah menjelaskan bahwa Indonesia dan CDB telah sepakat untuk jumlah pinjaman sebesar USD 560 juta atau sekitar Rp8 triliun untuk membayar biaya pembengkakan Kereta Cepat.

Ketika melihat kembali penawaran dari China dan Jepang pada tahun 2015 sebelum kesepakatan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditandatangani, biaya yang terkait dengan proyek tersebut telah jauh melampaui perkiraan awal. 

China dan Jepang sebelumnya telah bersaing untuk memenangkan proyek tersebut dengan proposal masing-masing untuk membangun kereta cepat.

Ada perbedaan yang cukup besar antara penawaran kedua negara tersebut. Pada waktu itu, penawaran tersebut diajukan kepada pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil.

baca juga

Dalam penawaran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, China menawarkan biaya sebesar USD 5,13 miliar tanpa menuntut jaminan dari pemerintah Indonesia melalui APBN. 

Keuntungan bagi Indonesia adalah subsidi tarif dan biaya pembengkakan menjadi tanggung jawab joint-venture company yang kemudian dipegang oleh KCIC.

Secara singkat, pada tahun 2015, China dan Jepang bersaing dalam memberikan penawaran untuk memenangkan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. 

China menawarkan biaya proyek sebesar USD 5,13 miliar tanpa menuntut jaminan pemerintah lewat pembiayaan APBN, sedangkan Jepang menawarkan biaya sebesar USD 6,2 miliar dengan menuntut jaminan pemerintah lewat pembiayaan APBN dan subsidi tarif. 

Pemerintah Indonesia memilih penawaran China, namun biaya proyek mengalami pembengkakan yang ditaksir mencapai USD 7,9 miliar. CDB meminta jaminan melalui APBN untuk menutup pembengkakan biaya tersebut. 

Jepang hampir saja terlibat dalam proyek tersebut setelah sebelumnya bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam kajian proyek kereta semi cepat Jakarta – Surabaya. 

Pada 2019, Indonesia dan Jepang menandatangani kelanjutan Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta – Surabaya melalui penandatanganan Summary Record On The Java North Line Upgrading Project. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kekhawatiran Defisit APBN Gara-gara Permintaan China dalam Proyek Kereta Cepat

Kekhawatiran Defisit APBN Gara-gara Permintaan China dalam Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Minggu, 16 April 2023 | 13:10 WIB

Perbedaan Penawaran Proyek Kereta Cepat dari China dan Jepang

Perbedaan Penawaran Proyek Kereta Cepat dari China dan Jepang

News | Sabtu, 15 April 2023 | 23:08 WIB

4 Rekomendasi Restoran Jepang di Semarang, Cocok untuk Bukber dan Nongkrong

4 Rekomendasi Restoran Jepang di Semarang, Cocok untuk Bukber dan Nongkrong

Your Say | Sabtu, 15 April 2023 | 20:27 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×