Pedas! Jokowi Disebut Tidak Paham Isi Pancasila karena Hal Ini

Suara Cianjur Suara.Com
Rabu, 31 Mei 2023 | 18:58 WIB
Pedas! Jokowi Disebut Tidak Paham Isi Pancasila karena Hal Ini
Pengamat politik, Rocky Gerung menilai Jokowi tidak paham isi pancasila karena akan cawe-cawe di Pilpres nanti secara terang-terangan. (Foto: Suara.com - Ali Achmad.)

SUARA CIANJUR - Pengamat politik dan akademisi, Rocky Gerung, mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menyebutnya sebagai kepala negara yang tidak memahami demokrasi dan tidak mengerti Pancasila.

Rocky Gerung menyampaikan pandangannya setelah mengetahui pernyataan Presiden bahwa ia tidak akan netral dalam Pilpres mendatang. 

Menurut Rocky, hal ini menunjukkan ketidaktahuan Presiden tentang demokrasi dan bahkan isi dari Pancasila.

“Jadi sejak awal kita tahu Presiden Jokowi enggak ngerti dia tentang demokrasi, dia enggak ngerti bahkan isi dari Pancasila. Di pancasila itu ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia termasuk keadilan dalam Pemilu,” kata Rocky, dikutip Cianjur.Suara.com dari kanal Youtubenya, Rabu (31/05/2023).

Rocky juga mengecam sikap Presiden Jokowi yang menunjukkan kebengisan dalam berkuasa menjelang akhir masa pemerintahannya.

Ia menyayangkan bahwa Presiden terus ingin menambah kekuasaannya dengan campur tangan dalam Pilpres yang ia sebut sebagai "cawe-cawe" atau tidak netral.

“Sayang sekali bahwa presiden Jokowi di ujung masa pemerintahannya menunjukkan taring kekuasaannya yang bengis itu,” tutur Rocky Gerung.

“Soalnya jadi tetap kita masih anggap bahwa presiden memang belum puas berkuasa, jadi dia ingin tambah kekuasaan itu dengan ikut campur yang dia sebut tidak netral alias cawe-cawe,” tambahnya.

Rocky juga menyebut bahwa sebagai kepala negara, Presiden selalu memiliki kemampuan untuk membujuk dan menghukum.

Baca Juga: Diduga Takut Ditanya Soal Video Syur Rebecca Klopper, Fadly Faisal Ngibrit Usai Hadiri Acara

Namun, dalam konteks Pemilu, Rocky mengkritik Presiden karena menggunakan kekuasaannya untuk campur tangan dan tidak menjaga netralitas.

“Jadi dalam dua hal, membujuk dan menghukum presiden punya semua peralatan,” katanya.

“Nah buruknya di dalam soal Pemilu mestinya peralatan itu tidak dia pakai itu dengan mengatakan ‘saya tidak akan cawe-cawe’. Saya pasti netral karena ini kompetisi fair.  Tapi itu kan hilang dari pikiran dia itu atau memang enggak pernah dia pikirkan,” ungkapnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI