SUARA CIANJUR - Serangan jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2019.
Meskipun serangan jantung umumnya dianggap sebagai masalah yang dialami oleh orang dewasa yang lebih tua, namun dalam beberapa kasus, serangan jantung juga dapat terjadi pada anak-anak.
Ketika masih muda, penumpukan plak dalam arteri yang menjadi penyebab serangan jantung biasanya berkembang tanpa gejala yang jelas.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan mengelola faktor risiko serangan jantung secara dini seperti dikutip dari yourtango.com pada Selasa (18/7/2023).
Banyak orang mengira bahwa gejala utama serangan jantung adalah rasa sakit yang menjalar ke lengan kiri dan rasa sesak di dada.
Meskipun ini memang gejala yang dapat muncul saat serangan jantung, perlu diingat bahwa gejala dan penyebab serangan jantung pada wanita dan pria berbeda.
Gejala serangan jantung pada pria meliputi ketidaknyamanan, tekanan, atau nyeri di dada, nyeri di area lain di tubuh bagian atas seperti lengan, leher, atau perut, sesak napas, pusing, dan mual.
Sementara itu, gejala serangan jantung pada wanita dapat meliputi tekanan, rasa sesak, atau nyeri di bagian tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit, nyeri pada lengan, punggung, leher, atau perut, sesak napas, berkeringat dingin, dan mual.
Kabar baiknya adalah ada cara mencegah penyakit jantung, memperbaiki kerusakan jantung yang sudah ada, dan menjaga kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan.
Baca Juga: Saddil Ramdani Tegaskan Kesetiaannya: Saya Tetap Orang Indonesia!
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan jantung meliputi berhenti merokok (jika Anda seorang perokok), mengonsumsi makanan yang kaya serat, sayuran, dan buah-buahan, menghindari makanan olahan dan makanan yang digoreng.
Juga tidak lupa berolahraga secara teratur, menjaga berat badan yang sehat, dan menjalani pemeriksaan kesehatan rutin termasuk pemeriksaan trigliserida dan kolesterol.
Jika Anda memiliki riwayat keluarga penyakit jantung atau diabetes, penting untuk memberi tahu dokter agar dapat melakukan tindakan pencegahan yang tepat.
Penting untuk menjaga kesehatan jantung dengan serius dan segera mengambil tindakan pencegahan saat gejala-gejala serangan jantung mulai dirasakan.
Dengan menjaga gaya hidup sehat dan mengelola faktor risiko dengan baik, kita dapat meminimalkan risiko serangan jantung dan menjaga kesehatan jantung secara optimal.(*)