Film Oppenheimer Menjadi Kontroversi di Negara India, Karena Hal Ini!

Suara Cianjur

Rabu, 26 Juli 2023 | 06:15 WIB
Film Oppenheimer Menjadi Kontroversi di Negara India, Karena Hal Ini!
Film Oppenheimer menjadi kontroversi di India, karena beberapa ekstrimis Hindu meyakini film tersebut telah menyinggung terhadap kitab suci. (Universal Pictures)

SUARA CIANJUR - Saat film blockbuster Hollywood Oppenheimer diputar di bioskop-bioskop penuh di India, beberapa ekstrimis Hindu merasa tersinggung karena kitab suci agama Hindu, Bhagavad Gita, ditampilkan dalam adegan seks.

Mereka menyebut adegan tersebut sebagai "serangan tajam terhadap Hinduisme," "tidak menghormati," dan "rasialis," serta menuntut penjelasan mengapa lembaga sensor India mengizinkannya.

Intoleransi agama dan retorika garis keras telah meningkat di India sejak pemerintahan nasionalis Hindu Narendra Modi berkuasa pada tahun 2014.

"Ini adalah serangan langsung terhadap keyakinan agama satu miliar umat Hindu yang toleran," tulis Uday Mahurkar, pejabat senior di Komisi Informasi Pusat pemerintah, dalam suratnya kepada sutradara film Christopher Nolan, dikutip dari laman SCMP, Rabu (26/7/2023).

"Ini dapat dianggap sebagai perang terhadap komunitas Hindu," kata Mahurkar dalam surat tersebut, salinan dari surat itu dia unggah di Twitter, mendesak Nolan untuk memotong adegan tersebut.

Hashtag seperti #BoycottOppenheimer dan #RespectHinduCulture menjadi tren di Twitter sejak rilisnya film ini.

Dalam apa yang diyakini sebagai adegan seks pertama dalam karya Christopher Nolan, Jean Tatlock diperankan oleh Florence Pugh dan Robert Oppenheimer (Cillian Murphy) berada di tempat tidur ketika tiba-tiba Jean beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke rak buku untuk mengagumi banyaknya bahasa yang bisa dikuasai 'Bapak Bom Atom.'

Dia mengambil Bhagavad Gita dari rak buku, kembali ke Oppenheimer, dan memintanya untuk membacakan isi kitab itu.

Pada saat itulah Oppenheimer membacakan kalimat terkenal yang dia ucapkan dalam kehidupan nyata ketika menyaksikan kekuatan bom atom saat meledak untuk pertama kalinya pada tanggal 16 Juli 1945: "Aku telah menjadi kematian, penghancur dunia." Pasangan itu melanjutkan adegan seks.

baca juga

Bhagavad Gita, dihormati di antara umat Hindu sebagai kitab suci, juga merupakan teman sejati Mahatma Gandhi yang selalu dia jadikan pegangan dalam momen-momen krisis. "Gita bukan hanya Alkitab atau Al-Quran bagi saya, tetapi ibu abadi saya," katanya.

Beberapa laporan media menyebutkan bahwa Menteri Informasi dan Penyiaran, Anurag Thakur, telah meminta adegan tersebut dihapus.

Pada tanggal 16 Juli, dia bertemu dengan perwakilan platform streaming seperti Netflix, Disney Hotstar, Amazon, dan Discovery, antara lain, untuk memberi peringatan tentang pendekatan nol-toleransi New Delhi terhadap konten yang "menghina budaya India."

Thakur menyatakan bahwa Hollywood sangat sensitif terhadap kenyataan bahwa Al-Quran dan Islam tidak boleh digambarkan dengan cara apa pun yang dapat menghina sistem nilai umat Muslim. Mengapa kesopanan yang sama tidak diberikan kepada umat Hindu?

Dia menambahkan bahwa jika Nolan memilih untuk mengabaikan permintaan untuk menghapus adegan tersebut, "itu akan dianggap sebagai serangan sengaja terhadap peradaban India."

Meskipun kontroversi ini, orang-orang India terus berbondong-bondong menonton film ini di teater IMAX dengan harga tiket mencapai 2.500 rupee (sekitar US$30). Oppenheimer menghasilkan pendapatan sebesar US$3,6 juta di India dalam dua hari pertama setelah rilisnya.

"Jangan berlebihan. Ini hanya sebuah film," kata seorang pengguna Twitter, merespons kontroversi tersebut. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi India Kecam Film Oppenheimer Terkait Adegan Seks, Anggap Tabuh Genderang Perang dengan Umat Hindu

Politisi India Kecam Film Oppenheimer Terkait Adegan Seks, Anggap Tabuh Genderang Perang dengan Umat Hindu

Entertainment | Selasa, 25 Juli 2023 | 23:25 WIB

4 Tips Kemal Palevi Biar Nonton Oppenheimer Tanpa Rasa Bosan

4 Tips Kemal Palevi Biar Nonton Oppenheimer Tanpa Rasa Bosan

Entertainment | Rabu, 26 Juli 2023 | 05:30 WIB

Daftar Kontroversi Matty Healy, Ciuman Sesama Jenis Hingga Islamofobia

Daftar Kontroversi Matty Healy, Ciuman Sesama Jenis Hingga Islamofobia

Entertainment | Selasa, 25 Juli 2023 | 19:18 WIB

Terkini

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam

Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:00 WIB

Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial

Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:00 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok

Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok

Jatim | Senin, 13 Juli 2026 | 09:54 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung

Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung

Lampung | Senin, 13 Juli 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

×