Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
Kontainer GFS Galaxy (vesselfinder)
baca 10 detik
  • Kapal kontainer GFS Galaxy hancur ditembak di Selat Hormuz hingga kru harus dievakuasi.

  • Satu pelaut asal India dilaporkan hilang di tengah investigasi ketat otoritas maritim.

  • Militer Iran resmi memblokade Selat Hormuz demi mengusir intervensi militer Amerika Serikat.

Suara.com - Selat Hormuz kini menjadi zona merah yang mencekam bagi jalur perdagangan laut internasional. Hantaman peluru kendali menghancurkan bagian belakang kapal kontainer GFS Galaxy hingga memaksa kru menyelamatkan diri.

Otoritas maritim regional bergerak cepat mengevakuasi para pelaut yang terombang-ambing di atas sekoci penyelamat. Fokus utama saat ini tertuju pada pencarian satu awak kapal yang hilang misterius di tengah laut.

Insiden berdarah ini menjadi sinyal kuat bahwa konflik geopolitik di Timur Tengah kian tidak terkendali. Jalur pasokan energi dunia kini berada dalam ancaman nyata akibat konfrontasi bersenjata.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Kapal kargo berbendera Siprus tersebut mengalami kerusakan fatal saat melintas sembilan mil dari pesisir Oman. Ledakan besar membuat lambung belakang kapal robek dan air mulai masuk dengan cepat.

Kondisi darurat itu memaksa seluruh nakhoda dan anak buah kapal segera melompat ke sekoci darurat. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) langsung mengeluarkan peringatan bahaya terkait situasi kritis tersebut.

"Seluruh awak telah diselamatkan oleh otoritas setempat. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden ini," kata UKMTO dalam pernyataannya.

Kementerian Luar Negeri India mengonfirmasi bahwa belasan warga negaranya berada di dalam kapal nahas tersebut. Operasi pencarian korban hilang kini menjadi prioritas utama tim penyelamat gabungan.

Diplomat India di Oman terus bergerak aktif berkoordinasi dengan otoritas setempat di lapangan. Mereka mengutuk keras aksi kekerasan yang membahayakan nyawa para pelaut sipil tersebut.

Ketegangan di jalur laut ini memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengambil tindakan ekstrem. Teheran resmi menutup total akses pelayaran di Selat Hormuz dari segala jenis kapal dagang.

baca juga

Langkah sepihak ini merupakan respons perlawanan terhadap eksistensi kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Iran bersumpah tidak akan membuka selat sampai blockade politik Washington berakhir.

Stasiun televisi pemerintah Iran, Press TV, menyebut GFS Galaxy sempat mengabaikan perintah untuk berhenti. Tembakan peringatan yang berulang kali diklaim tidak dihiraukan oleh kapal kontainer tersebut.

Hantaman senjata berat akhirnya menghentikan laju kapal secara paksa di tengah perairan. Aksi represif ini memicu kecaman internasional karena dinilai melanggar hukum pelayaran internasional.

Konflik di Selat Hormuz memiliki latar belakang rivalitas panjang antara Iran dan Amerika Serikat. Wilayah perairan sempit ini merupakan jalur vital bagi sepertiga minyak mentah dunia yang diangkut lewat laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:55 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Terkini

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:07 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:55 WIB

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:41 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

×