SUARA CIANJUR - Pengamat politik terkemuka, Rocky Gerung, telah mengeluarkan permintaan maaf kepada masyarakat terkait kontroversi yang muncul setelah ia mengritik Presiden Joko Widodo melalui media sosial.
Kritik tajam yang dilontarkan oleh Rocky Gerung telah memicu perdebatan sengit di kalangan masyarakat, menimbulkan pro dan kontra terhadap pandangan yang diungkapkannya.
Dalam permintaan maafnya, Rocky Gerung menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan dan kemudian menjadi viral tidak ditujukan secara pribadi kepada Presiden Joko Widodo.
Ia dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan individu Jokowi.
Tujuan kritiknya sebenarnya adalah mengomentari kebijakan dan langkah-langkah pemerintahan yang diambil oleh presiden dan timnya.
Rocky Gerung juga mengungkapkan dugaannya bahwa ada pihak-pihak yang dengan sengaja memanfaatkan situasi ini untuk memperkeruh suasana politik dan sosial.
Ia meyakini bahwa ada yang sengaja mengambil potongan kritiknya secara kontroversial, sehingga muncul perbedaan pendapat yang mengakibatkan ketegangan di tengah masyarakat.
Melalui permintaan maaf ini, Rocky Gerung berharap dapat meredakan ketegangan dan menjernihkan pemahaman terkait pandangannya. (*)
Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Sebut Levy Madinda Belum Paham Permainan