256 Warga Desa Kamarora B Butuh Makanan Siap Saji dan Selimut Pascagempa di Sulteng

Suara Cianjur

Senin, 07 Agustus 2023 | 09:45 WIB
256 Warga Desa Kamarora B Butuh Makanan Siap Saji dan Selimut Pascagempa di Sulteng
Potret lokasi pengungsian gempa bumi di Desa Kamarora B (Antara)

SUARA CIANJUR - Warga Desa Kamarora B, Kecamatan Nokikala yang menjadi korban gempa di Kabupaten Sigi membutuhkan makanan siap saji dan selimut.

Dari catatan BPBD Sulawesi Tengah (Sulteng), tercatat ada 256 jiwa warga Desa Kamarora B yang mengungsi.

Gempa yang berpusat di sekitar Sulawesi Tengah itu berkekuatan 5,6 skala richter.

"Sementara ini, warga membutuhkan makanan siap saji serta selimut dan kelambu," tutur Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sulteng, Andy A. Sembiring di Palu seperti dikutip dari Antara, Senin, 7 Agustus 2023.

Dari kejadian bencana alam ini, ia menyebut tidak ada korban jiwa.

Ia juga meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan yang bisa terjadi kapan saja.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 256 jiwa mengungsi. Kami meminta warga tetap waspada terhadap gempa susulan," katanya.

Sebanyak 64 keluarga mengungsi yang terbagi ke dalam 23 titik tenda pengungsian gempa.

Pengungsi yang berjumlah 256 orang itu terdiri dari 16 warga lanjut usia, dua orang ibu hamil, dan 19 balita.

baca juga

Andy mengatakan saat ini BPBD bersama pemerintah setempat masih melakukan asesmen dan membantu warga di lokasi terdampak bencana.

Hasil laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan bahwa telah terjadi kerusakan pada 10 unit rumah warga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.

Kerusakan tersebut meliputi jenis retakan pada bagian dinding pada beberapa rumah, serta tiga unit rumah lainnya mengalami kerusakan berat yang menyebabkan tidak dapat dihuni.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi tentang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 yang terjadi di Kabupaten Sigi. 

Gempa ini memiliki pusat gempa di darat, tepatnya pada koordinat 1,19 lintang selatan dan 120,26 bujur timur, atau sekitar 47 kilometer di timur laut Sigi, dengan kedalaman 16 kilometer. 

BMKG juga menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami. Kejadian ini terjadi pada pukul 09.44 WITA pada hari Minggu (6/8) pagi.

Selain itu, BMKG juga melaporkan bahwa setelah gempa utama tersebut, terjadi sebanyak 33 kali gempa susulan di sekitar wilayah episentrum gempa sebelumnya. 

Gempa susulan ini memiliki magnitudo antara 3 hingga 5 dan terjadi hingga malam hari setelah gempa utama berlangsung.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabupaten Sigi Diguncang Gempa Susulan 33 Kali, 256 Warga Mengungsi

Kabupaten Sigi Diguncang Gempa Susulan 33 Kali, 256 Warga Mengungsi

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 09:19 WIB

Senin Dini Hari, Gempa M5,1 Guncang Kuta Bali

Senin Dini Hari, Gempa M5,1 Guncang Kuta Bali

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 06:22 WIB

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Parigi Moutong Sulteng, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Parigi Moutong Sulteng, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

News | Minggu, 06 Agustus 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×