- Stadion Dallas membongkar rumput standar dunia hasil riset lima tahun setelah laga semifinal Prancis kontra Spanyol.
- Pemasangan rumput alami di atas lapangan sintetis tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan turnamen sepak bola internasional.
- Stadion Dallas harus membongkar lapangan sepak bola agar dapat kembali digunakan untuk acara NFL dan konser musik.
Suara.com - Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas bukan hanya menjadi penentu tiket ke final, tetapi juga menjadi laga terakhir bagi rumput yang digunakan di stadion tersebut.
Sesaat setelah pertandingan berakhir dan salah satu tim memastikan tiket ke final di New York, rumput berstandar dunia itu akan langsung dibongkar.
Keputusan tersebut terdengar ironis karena permukaan lapangan itu merupakan hasil riset selama lima tahun untuk menghasilkan kualitas terbaik bagi pertandingan Piala Dunia.
Stadion Dallas, markas klub NFL Dallas Cowboys, memang harus menjalani transformasi besar dengan memasang rumput alami di atas lapangan sintetis permanen yang biasa digunakan untuk pertandingan sepak bola Amerika.
Hasil Kolaborasi Riset Lima Tahun
![Rumput Stadion Dallas hasil riset lima tahun akan dibongkar usai semifinal Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026. Simak alasan di balik keputusan tersebut. [Dok. Dallas Morning News]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/13/25101-stadion-dallas-dallas-stadium.jpg)
Manajer Lapangan FIFA untuk Stadion Dallas, Ian Craig, mengatakan penyediaan rumput berkualitas tinggi merupakan bentuk penghormatan kepada para pemain terbaik dunia yang tampil di Piala Dunia.
"Apa yang kami lakukan di sini adalah menjadi tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia. Ini adalah para pemain terbaik dunia, jadi kami ingin memberikan permukaan terbaik untuk mereka," ujar Ian Craig.
Pengembangan lapangan tersebut melibatkan ilmuwan rumput dan penjaga lapangan profesional yang bekerja sama dengan University of Tennessee serta Michigan State University.
FIFA juga menerapkan standar ketat di seluruh 16 stadion penyelenggara agar karakteristik lapangan, mulai dari pantulan hingga guliran bola, tetap konsisten.
Menurut Craig, kualitas rumput tidak hanya dinilai dari tampilannya, tetapi juga bagaimana permukaannya merespons pergerakan para pemain selama pertandingan.
Tantangan Stadion Indoor
Status Stadion Dallas sebagai stadion tertutup (indoor) menghadirkan tantangan tersendiri karena minim paparan sinar matahari.
Selain itu, penggunaan pendingin ruangan membuat pengelola harus mendatangkan rumput khusus dari Colorado yang lebih tahan terhadap suhu rendah.
Untuk menjaga kualitasnya, rumput tersebut dirawat menggunakan lampu pertumbuhan (grow lights) yang dipasang di atas lapangan dan dipindahkan secara berkala pada hari-hari tanpa pertandingan.
Craig menjelaskan, struktur lapangan yang digunakan untuk Piala Dunia bahkan dibangun sekitar 1,3 meter di atas permukaan lapangan NFL agar memenuhi kebutuhan profil tanah untuk sepak bola.
