Hujan Meteor Menghampiri Bumi, Akankah Kelihatan di Indonesia?

Suara Cianjur

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 17:00 WIB
Hujan Meteor Menghampiri Bumi, Akankah Kelihatan di Indonesia?
Ahli astronomi menyebutkan bahwa Indonesia akan ada peristiwa istimewa yaitu hujan meteor ((Freepik))

SUARA CIANJUR – Sebuah pertunjukan langka dan megah akan meramaikan Negara Indonesia pada malam hari. Para pecinta astronomi, dan semua orang yang tertarik dengan keindahan alam semesta, akan mendapatkan hadiah istimewa malam ini. 

Hujan meteor yang mengesankan akan mencapai puncaknya pada pukul 11 malam, memberikan tontonan yang tidak terlupakan bagi mereka yang mengangkat pandangan ke langit. 

Perspektif luar biasa ini akan dapat dinikmati dengan mata telanjang, memberikan pandangan tak terlupakan dari keindahan alam semesta.

Fenomena Langit Ajaib

Hujan meteor, juga dikenal sebagai hujan bintang jatuh, akan menghiasi langit Indonesia malam ini. Fenomena ini terjadi ketika partikel debu dan batuan dari luar angkasa memasuki atmosfer bumi dan terbakar saat melintasi atmosfer, hingga menciptakan cahaya yang indah. 

Fenomena ini bisa dinikmati dengan mata telanjang, menjadikannya tontonan yang sempurna untuk orang-orang dari segala usia.

Puncak pada Jam 11 Malam

Momen puncak hujan meteor akan terjadi pada pukul 11 malam hingga pukul 2 dini hari. Pada saat ini, langit akan menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan, saat ratusan meteor melintas dengan indahnya. Ini adalah kesempatan langka untuk melihat keindahan alam semesta dan merasakan koneksi dengan dunia di luar sana.

Pemandangan di Langit Timur

baca juga

Para pengamat langit disarankan untuk mengarahkan pandangan mereka ke langit timur, dengan patokan dari matahari terbit. Inilah tempat yang akan memberikan pandangan terbaik untuk melihat hujan meteor ini. 

Jupiter planet raksasa, akan turut menyemarakkan langit dengan cahayanya. Bulan sabit yang sangat tipis juga akan menjadi bagian dari pemandangan langit yang memukau.

Tantangan untuk Mengamati dengan Jelas

Namun, ada tantangan yang harus dihadapi oleh para pengamat langit. Agar bisa melihat meteor dengan jelas, dianjurkan untuk berada di daerah yang memiliki tingkat polusi udara dan cahaya rendah. 

Daerah pedesaan atau pinggiran kota yang jauh dari cahaya lampu jalan dan bangunan tinggi akan menjadi tempat ideal untuk mengamati fenomena ini dengan jelas. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Shin Tae-yong Panggil Kiper Liga 2 ke Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari Dipulangkan?

Shin Tae-yong Panggil Kiper Liga 2 ke Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari Dipulangkan?

Bola | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:34 WIB

Berstatus Debutan, Muhammad Ragil Siap Bersaing Rebut Tempat Utama di Timnas Indonesia U-23

Berstatus Debutan, Muhammad Ragil Siap Bersaing Rebut Tempat Utama di Timnas Indonesia U-23

Bola | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:26 WIB

Wonderkid Bali United Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-23 2023, Siap Raih Gelar Juara?

Wonderkid Bali United Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-23 2023, Siap Raih Gelar Juara?

Bola | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:13 WIB

Terkini

Standar Makeup di Dunia Kerja: Mengapa Bare Face Dianggap Tidak Profesional?

Standar Makeup di Dunia Kerja: Mengapa Bare Face Dianggap Tidak Profesional?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:30 WIB

Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis

Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:28 WIB

Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026

Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:25 WIB

Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:22 WIB

Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat

Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:19 WIB

Hey Jude, Jude Bellingham, dan Mimpi Football's Coming Home

Hey Jude, Jude Bellingham, dan Mimpi Football's Coming Home

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:15 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Kenapa Program Pembangunan Berkelanjutan Sangat Berdampak Bagi Infrastruktur Sulsel?

Kenapa Program Pembangunan Berkelanjutan Sangat Berdampak Bagi Infrastruktur Sulsel?

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

×