SUARA CIANJUR – Polemik masalah pemanggilan pemain untuk mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia terus berlanjut. Sebelumnya, manajer timnas Indonesia, Sumarji manyatakan kekesalannya karena klub tidak mau melepas pemainnya.
Hal ini langsung dibalas oleh pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares. Dirinya tak terima dituduh tidak mendukung program timnas Indonesia.
"Jadi, kita ingin membantu Timnas Indonesia. Kita respek setinggi-tingginya untuk Timnas Indonesia dan saya pikir ini sesuatu yang bagus jika para pemain dipanggil ke sana (Timnas Indonesia U-23)," ujar Bernardo Tavares, dikutip dari laman Instagram @timnasday45, Minggu (13/8/2023).
Pelatih asal Portugal tersebut juga menyatakan bahwa dirinya tidak mengerti soal pemusatan latihan.
"Soal Timnas Indonesia. Saya tidak tahu apapun. Saya bukan pelatih Timnas Indonesia, saya tidak mengerti soal pemusatan latihan. Saya hormati semuanya yang bekerja di sini," ujarnya.
Selanjutnya, Bernardo Tavares mengatakan bahwa dirinya hanya bisa berkata sesuai kapasitasnya sebagai pelatih PSM Makassar.
"Apa yang pelatih lain lakukan, saya tidak bisa menjawabnya. Saya hormati Timnas Indonesia. Saya hormati semuanya. Tetapi saya hanya bisa bicara soal PSM Makassar," pungkasnya.
Sebelumnya, salah satu pemain PSM Makassar Dzaky Asraf mendapatkan panggila Shin Tea Yong untuk mengikuti pemusatan latihan. Namun, pihak PSM Makassar enggan melepasnya karena sedang dibutuhkan dalam menghadapi kompetisi BRI Liga 1 2023/2024. (*)