Dua Tahun Dilanda Pandemi, Angka Kemiskinan Sumut Berjumlah 1.268.079 Penduduk

Deli

Senin, 27 Juni 2022 | 13:59 WIB
Dua Tahun Dilanda Pandemi, Angka Kemiskinan Sumut Berjumlah 1.268.079 Penduduk
Dok Diskominfo Sumut

Deli-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengklaim peningkatan angka kemiskinan di Sumut bisa diredam meski telah dua tahun dilanda Covid-19. Di mana secara nasional persentase kemiskinan Sumut berada di peringkat 18 sesuai data BPS Semester II (September) 2021.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait menyampaikan, di tahun 2021, persentase kemiskinan di Sumut semester I (Maret) 2021 sebesar 9,01% dan menurun ke angka 8,49% di semester II (September). Bila menggunakan data kependudukan BPS 2021 berarti ada sekitar 1.268.079 penduduk miskin di Sumut. 

"Secara nasional kita posisi Sumut di 18 dan berada di bawah persentase kemiskinan nasional yang sebesar 9,71%," katanya, Minggu (26/6/2022) kemarin. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam melihat kemiskinan, persentase menjadi acuan utama, bukan jumlah penduduk miskin. Hal ini karena daerah dengan jumlah penduduk sejalan dengan jumlah penduduk miskin.

"Tidak fair melihat kalau lihat dari jumlahnya, sudah pasti provinsi dengan jumlah penduduk besar, jumlah penduduk miskinnya juga besar," terangnya.

Sementara itu, menurut Naslindo, kenaikan angka kemiskinan dirasakan seluruh daerah di Indonesia. Ada dua penyebab ini terjadi, yaitu menurunnya pendapatan karena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi dan naiknya harga-harga bahan pangan.

"Dua hal tersebut memicu kenaikan angka garis kemiskinan di Sumut dari Rp520.529 di tahun 2020 menjadi Rp556.437 tahun 2021," ujarnya. 

Dia menuturkan, berbagai program pun dilakukan Pemprov Sumut untuk meredam laju kemiskinan di Sumut, antara lain, bantuan sosial, bantuan ke petani dan nelayan, infrastruktur, Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta implementasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Hasilnya, sambung dia, Sumut ranking pertama penurun angka kemiskinan di Indonesia berdasarkan hasil data Litbang Kemendagri untuk periode September 2020-Maret 2021 (semester I).

baca juga

"Itu semester I 2020, turun 0,13 poin. Di periode berikutnya kita turun kembali dari 9,01% di Maret 2021 menjadi 8,49% di September 2021. Mudah-mudahan seiring pulihnya ekonomi kita, angka kemiskinan bisa terus kita tekan," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendemi Covid-19 Bikin Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Cilacap Naik

Pendemi Covid-19 Bikin Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Cilacap Naik

Purwokerto | Rabu, 22 Juni 2022 | 21:45 WIB

Angka Kemiskinan di Cilacap Tembus 1 Juta Jiwa, Kok Bisa?

Angka Kemiskinan di Cilacap Tembus 1 Juta Jiwa, Kok Bisa?

Purwokerto | Rabu, 22 Juni 2022 | 22:17 WIB

Ganjar Peranowo Makin Gencar Promosikan Produk UMKM di Jawa Tengah, Pengamat: Cara yang Tepat Atasi Kemiskinan

Ganjar Peranowo Makin Gencar Promosikan Produk UMKM di Jawa Tengah, Pengamat: Cara yang Tepat Atasi Kemiskinan

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juni 2022 | 09:34 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×