7 Rumah Adat Sesuai Suku di Sumatera Utara

Deli

Kamis, 04 Agustus 2022 | 18:13 WIB
7 Rumah Adat Sesuai Suku di Sumatera Utara
Ilustrasi rumah adat bolon. (https://www.parawisata.net/)

Deli.Suara.com - Selain wisata menikmati keindahan alam, menyaksikan karya leluhur dalam rupa Rumah Adat juga sangat menarik.  Keindahan rumah adat di Sumatera Utara memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Setidaknya terdapat 11 etnis atau suku bangsa di Provinsi Sumatera. 

Etnis terbesar di Sumut adalah suku Batak (Karo, Simalungun, Tapanuli atau Toba, Mandailing, dan Pakpak) dan suku pendatang dari Pulau Jawa (Betawi, Banten, Sunda, Jawa, dan Madura). Suku-suku di Sumut umumnya mempunyai rumah adat sendiri.

1. Rumat Adat Bolon

Rumah Bolon merupakan rumah adat Sumatera utara yang sangat ikonik dan telah diakui secara nasional. Rumah Bolon ini menjadi simbol dan identitas bagi warga suku Batak yang sarat akan sejarah dan filosofi.

Rumah adat berbentuk panggung ini biasanya dijadikan sebagai tempat untuk acara perkumpulan keluarga serta acara adat. Selain itu, rumah ini memiliki tampilan unik karena bentuk atapnya yang mirip dengan pelana kuda dengan bagian ujung yang sangat lancip.  Umumnya rumah ini dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup bersama ditambah beberapa hewan ternak yang dipelihara di kolong rumah.

2. Rumah Adat Karo

Rumah ini dikenal sebagai rumah adat Siwaluh Jabu. Artinya, rumah Karo dihuni oleh delapan keluarga yang memiliki peran masing-masing dalam kehidupan rumah tangga.  Rumah adat Karo terdiri dari Jabu Jahe (hilir) dan Jabu Julu (hulu). Masing-masing jabu terbagi lagi menjadi dua dan kemudian menghasilkan beberapa jabu.

Uniknya, walaupun menjadi rumah adat terbesar dan tertinggi di Sumut, namu tapi rumah ini dibangun tanpa menggunakan paku. Selain itu, pada bagian atap dibuat dari ijuk hitam yang diikat pada kerangka anyaman bambu. Sedangkan lantainya terbuat dari kayu yang disusun dan dirangkai sehingga menempel satu sama lain.

3. Rumah Adat Mandailing

baca juga

Rumah adat ini dihuni oleh suku Mandailing. Dalam bahasa lokal, rumah adat Mandailing disebut sebagai Bagas Godang. Bagas mempunyai makna rumah, sementara Godang bermakna banyak. 

Secara struktur, rumah adat Mandailing memiliki bentuk yang cukup berbeda dengan rumah adat Sumatera Utara lainnya sekaligus menjadi ciri khasnya.

4. Rumah Adat Pakpak

Rumah adat Pakpak atau Dairi memiliki bentuk yang khas, yakni bangunan terbuat dari material kayu dan atap dari ijuk. Rumah in juga disebut sebagai Jerro yang merepresentasikan budaya Pakpak yang khas dalam setiap bagian bangunannya.  Rumah ini juga memiliki karakteristik dan bentuk yang tak jauh berbeda dengan rumah adat lainnya di Sumut.

5. Rumah Adat Melayu

Suku Melayu di Sumatera Utara kebanyakan tinggal di Kota Medan. Suku ini juga memberikan pengaruh dalam kesenian serta bentuk banguan tradisional Sumatera Utara. Rumah adat Melayu ini memiliki keunikan pada bagian atap yang terbuat dari ijuk. Sedangkan dinding dan lantainya dari papan kayu.

6. Rumah Adat Nias

Rumah adat Nias menjadi bagian dari rumah adat Sumut, namun berasal dari Kepulauan Nias. Dalam bahasa setempat, rumah adat Nias disebut dengan nama Omo Sebua atau Omo Hada. 

Umumnya rumah adat Nias terbuat dari tiang kayu nibung berukuran besar. Sedangkan atapnya berasal dari rumbia dan berbentuk lonjong seperti telur.

7. Rumah Adat Angkola

Rumah adat Angkola ini bangunannya dibuat dari papan kayu untuk lantai dan dinding. Sementara atapnya ada yang dari ijuk dan ada yang menggunakan tanah liat.  Rumah adat ini memiliki bentuk yang lebih kotak dengan bagian atap yang besar pada bagian depan, lalu ada atap kecil lainnya di atasnya yang berbentuk segitiga. 

Angkola juga didominasi dengan warna cokelat tua, oranye, dan putih. Ciri khas dari rumah adat Simalungun adalah bangunannya yang berbentuk limas dengan tipe rumah panggung. Bagian kolong panggung dibuat setinggi dua meter dengan tujuan untuk menghindari serangan babi hutan serta hewan liar lainnya.

Sedangkan pada kaki rumah adat Simalungun terdapat kayu-kayu penyangga yang diukir dan diberi warna. Pada bagian pintunya sengaja dibuat pendek. Hal ini bertujuan supaya tamu menghormati pemilik rumah karena akan sedikit membungkuk ketika masuk rumah.

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti Tebing Tinggi Andalkan Storynomics Tourism

Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti Tebing Tinggi Andalkan Storynomics Tourism

Metro | Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:05 WIB

Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Rumah Adat Bayan Dalam Mitigasi Bencana

Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Rumah Adat Bayan Dalam Mitigasi Bencana

Bali | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:20 WIB

Peserta KTT Y20 Akan Kunjungi Rumah Adat Sade Hingga Sirkuit Mandalika

Peserta KTT Y20 Akan Kunjungi Rumah Adat Sade Hingga Sirkuit Mandalika

Bali | Senin, 25 April 2022 | 15:27 WIB

Kabar Gembira, Rumah Adat Dayak Dipastikan akan Dibangun di Kawasan Inti IKN Nusantara

Kabar Gembira, Rumah Adat Dayak Dipastikan akan Dibangun di Kawasan Inti IKN Nusantara

Kalbar | Jum'at, 18 Maret 2022 | 20:17 WIB

600 Koleksi Sejarah Bukittinggi Tersimpan di Museum Rumah Adat Nan Baanjuang

600 Koleksi Sejarah Bukittinggi Tersimpan di Museum Rumah Adat Nan Baanjuang

Sumbar | Rabu, 08 Desember 2021 | 19:12 WIB

5 Rumah Adat Jawa Tengah, Sederhana Tapi Sarat Makna

5 Rumah Adat Jawa Tengah, Sederhana Tapi Sarat Makna

Bali | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:15 WIB

Mengenal Lebih Dekat Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat

Mengenal Lebih Dekat Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat

Bali | Rabu, 08 Desember 2021 | 12:44 WIB

Tak Cuma Honai, Ini 8 Rumah Adat Papua dan Filosofinya

Tak Cuma Honai, Ini 8 Rumah Adat Papua dan Filosofinya

Bali | Rabu, 08 Desember 2021 | 11:33 WIB

Rumah Adat Betawi, Keunikan Hasil Alkulturasi Berbagai Suku

Rumah Adat Betawi, Keunikan Hasil Alkulturasi Berbagai Suku

Bali | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:46 WIB

Terkini

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Tembus Rp232 Miliar! Pajak Kendaraan Jadi Mesin Utama Pembangunan Bandar Lampung

Tembus Rp232 Miliar! Pajak Kendaraan Jadi Mesin Utama Pembangunan Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:03 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Ujung Tombaknya BYD

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Ujung Tombaknya BYD

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:00 WIB

Paradoks Negeri Tambang: Kaya Sumber Daya, tapi Bergantung pada Pajak

Paradoks Negeri Tambang: Kaya Sumber Daya, tapi Bergantung pada Pajak

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:00 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial

Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:56 WIB

Kasus HIV-AIDS Meningkat di Riau, Tahun 2025 Tercatat Seribu Kasus

Kasus HIV-AIDS Meningkat di Riau, Tahun 2025 Tercatat Seribu Kasus

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

Belum Setahun, Tiga Serangan 'Bom' Menyasar Sekolah di Indonesia, Pelaku Selalu Korban Perundungan?

Belum Setahun, Tiga Serangan 'Bom' Menyasar Sekolah di Indonesia, Pelaku Selalu Korban Perundungan?

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:45 WIB

×