LBH Medan Kritik Polri Terkait Dugaan Intervensi Pencabutan Kuasa Hukum Bharada E

Deli

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:24 WIB
LBH Medan Kritik Polri Terkait Dugaan Intervensi Pencabutan Kuasa Hukum Bharada E
Kantor LBH Medan (Istimewa)

Deli.Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan melayangkan kritik kepada Polri terkait dengan dugaan intervensi pencabutan kuasa Deolipa Yumara dan M Burhanuddin, sebagai kuasa hukum Bharada E.

LBH Medan berpendapat ada yang janggal dari pencabutan kuasa tersebut. Pertama, seorang tersangka yang berada dalam rumah tahanan kepolisian secara hukum hanya dapat ditemui oleh keluarga dan atau penasihat hukum.

"Demikianlah diatur dalam Pasal 54 s.d Pasal 57 dan Pasal 61 KUHAP. Sedangkan selain dari keluarga dan pengacara maka hanya penyidik lah yang berwenang menemui tersangka dalam kepentingan penyidikan," kata pengacara publik LBH Medan, Maswan Tambak, Sabtu (13/8/2022).

Ia mengatakan ada tiga kemungkinan terjadinya pencabutan kuasa hukum yakni antara keluarga, kepolisian atau memang inisiatif Bharada E lah pencabutan kuasa tersebut. 

"Namun jika melihat dari keterangan Deolipa tersebut maka akan sangat sulit mengamini pencabutan tersebut dilakukan tanpa intervensi. Sebagai seorang tersangka tentu Bharada E membutuhkan bantuan hukum dari penasihat hukum," jelas Maswan.

Dari pengalaman LBH Medan sendiri, kerap kali pencabutan kuasa terjadi karena ada intervensi dari penyidik atau penuntut umum atau pihak terkait lainnya yang tidak sejalan dengan LBH Medan sebagai penasihat hukum. 

"Pengalaman tersebut layak dijadikan sebagai dasar untuk berasumsi yang sama dengan apa yang dialami Deolipa dan rekannya," katanya.

LBH Medan yang konsern terhadap penegakan hukum dan perlindungan Hak Asasi Manusia menilai bahwa Indonesia sebagai negara hukum (Pasal 1 ayat 3 UUD 1945) tentu segala aktifitas lembaga atau perangkatnya harus taat terhadap hukum. 

Maswan menekankan pencabutan kuasa yang diduga penuh dengan intervensi tentu mengganggu nilai-nilai Advokat yang bebas dalam menjalankan tugas profesinya untuk membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya.

"Dengan tetap berpegang pada kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan sebagaimana dijelaskan pada Pasal 15 UU RI Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat," ujarnya.

Maswan berpendapat apabila tidak ada pelanggaran undang-undang dan kode etik maka akan sangat aneh jika seorang tersangka yang membutuhkan pendampingan penasihat hukum mencabut kuasa dari penasihat hukum yang telah mendampingi dengan keberanian mengungkap fakta ke publik. 

Advokat, kata Maswan merupakan penegak hukum bahkan disebut sebagai officium nobile (profesi yang mulia) sebagaimana pada ketentuan Pasal 3 Huruf G Kode Etik Advokat Indonesia. 

"Atas dugaan intervensi pencabutan kuasa oleh Bharada E tersebut, LBH Medan Menilai Polri tidak profesional," ungkapnya.

Kedepan tidak boleh ada intervensi terhadap tugas seorang atau lebih Advokat yang beritikad baik mendampingi kliennya. 

"Terlebih dalam kasus ini, akan sangat merugikan jika Bharada E terus menerus mengganti penasihat hukumnya terlebih apabila penggantian penasihat hukum tersebut bukan karena kemauan dari Bharada E," pungkasnya.

Diketahui Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J. Bareskrim Polri juga menetapkan tiga orang tersangka lainnya yakni Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

"Bharada RE telah melakukan penembakan terhadap korban. Tersangka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan korban. KM turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban," ungkap Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

"(Adapun) Irjen Pol FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Pengacara Bharada E yang Mendadak Dicopot Tuntut Fee Rp15 Triliun ke Bareskrim

Eks Pengacara Bharada E yang Mendadak Dicopot Tuntut Fee Rp15 Triliun ke Bareskrim

Poptren | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:15 WIB

Profil Seali Syah Istri Brigjen Hendra Kurniawan, Ternyata Seorang Pengacara

Profil Seali Syah Istri Brigjen Hendra Kurniawan, Ternyata Seorang Pengacara

Selebtek | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:07 WIB

Deolipa Yumara Tuntut Polri Rp15 Triliun, Gegara Tidak Lagi Jadi Kuasa Hukum Bharada E

Deolipa Yumara Tuntut Polri Rp15 Triliun, Gegara Tidak Lagi Jadi Kuasa Hukum Bharada E

Sumsel | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Perkembangan Kasus Brigadir J Terkini, Polri Tempat 16 Perwira Polri di Tempat Khusus

Perkembangan Kasus Brigadir J Terkini, Polri Tempat 16 Perwira Polri di Tempat Khusus

Cianjur | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:59 WIB

Bareskrim Yakin Tidak Ada Pelecehan terhadap Istri Ferdy Sambo di Rumah Dinas, Ini Buktinya

Bareskrim Yakin Tidak Ada Pelecehan terhadap Istri Ferdy Sambo di Rumah Dinas, Ini Buktinya

Selebtek | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:56 WIB

Laporan Pelecehan Istri Sambo Disetop karena Tak Terbukti, Lantas Apa Motif Pembunuhan Brigadir Joshua?

Laporan Pelecehan Istri Sambo Disetop karena Tak Terbukti, Lantas Apa Motif Pembunuhan Brigadir Joshua?

Denpasar | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:50 WIB

Mahfud MD: Sambo Rancang Skenario dengan Menghubungi Kompolnas hingga Anggota DPR RI

Mahfud MD: Sambo Rancang Skenario dengan Menghubungi Kompolnas hingga Anggota DPR RI

Denpasar | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:44 WIB

Terkini

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois

Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik

Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik

Jogja | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:16 WIB

3 Pilihan Sepatu Asics Tanpa Tali, Slip-On Nyaman untuk Jalan Santai hingga Traveling

3 Pilihan Sepatu Asics Tanpa Tali, Slip-On Nyaman untuk Jalan Santai hingga Traveling

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:15 WIB

Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir

Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:11 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

'Aktivis' di Pekanbaru Ditangkap Terkait Pemerasan, Modus Take Down Berita

'Aktivis' di Pekanbaru Ditangkap Terkait Pemerasan, Modus Take Down Berita

Riau | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:05 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB