Polisi Sita 9500 Butir Narkoba Jenis Baru 'Pil Sabu' di Medan, Begini Efeknya

Deli

Senin, 05 September 2022 | 18:21 WIB
Polisi Sita 9500 Butir Narkoba Jenis Baru 'Pil Sabu' di Medan, Begini Efeknya
Pil sabu berwarna merah yang diamankan polisi. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Polisi mengungkap peredaran narkoba jenis baru berupa pil sabu di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam pengungkapan ini, polisi meringkus 5 orang kurir beserta dengan barang bukti 9500 butir pil narkoba jenis baru.

Dilansir dari SuaraSumut.id, pil sabu ini merupakan narkoba jenis baru, bila sebelumnya sabu-sabu (methamphetamine) berbentuk serbuk kristal, maka kali ini bandar narkoba memodifikasi serbuk sabu menjadi pil.

"Barang bukti ada 9.500 butir tapi ini bukan ekstasi. Ini ternyata sabu, jadi bentuk baru ya, di wilayah Sumut baru yang pertama," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda kepada awak media, Senin (5/9/2022) siang.

Ia mengatakan dalam pengungkapan ini pihaknya turut mengamankan lima orang tersangka. Kelimanya yakni AG (63) warga Desa Bajoga, Kecamatan Bah Jambi, Kabupaten Simalungun serta 4 warga Bireun, Aceh yakni, MAR (33), YUS (30), INA (28) dan MH (17).

"Untuk kronologis pada tanggal 24 Agustus 2022, kita mendengar ada informasi lalu dilakukan undercover buy oleh tim (Satres Narkoba Polrestabes Medan)," kata Kombes Pol Valentino.

Ia mengatakan personel Polrestabes Medan yang menyaru sebagai pembeli kemudian bertransaksi dengan pelaku. 

"Transaksi awal tim menemui oleh tersangka ini, dari tersangka ini kita membeli seratus butir, pil ini yang diduga sabu," ungkap Kombes Pol Valentino.

Mantan Dirlantas Polda Sumut ini menyampaikan saat melakukan pelaku menyerahkan barang bukti 100 butir pil sabu pihaknya langsung membekuk pelaku.

baca juga

"Tersangkanya ini dikembangkan ada dua temannya menunggu di kendaraan, didapati di kendaraan tersebut ada barang bukti lain sejumlah 9400 jadi total 9500 pil yang disebut sabu," imbuhnya.

Tak berhenti sampai di situ, lanjut Kapolrestabes menyampaikan pihaknya juga melakukan penggerebekan di sebuah hotel di Jalan Setia Budi Medan, dan menangkap tersangka lainnya.

"Total keseluruhan ada lima tersangka yang diamankan," jelasnya.

Masih Valentino menyampaikan, pil sabu ini diduga kuat sudah beredar ke Jakarta dengan harga yang fantastis yakni Rp 950 ribu per butir. Pil sabu ini dipakai dengan cara dibakar. 

Efek narkoba pil sabu ini membuat pemakainya merasa high, euphoria berlebihan, tidak selera makan, tidak mengantuk, gelisah dan lainnya.

Sementara, salah tersangka AG mengaku baru pertama kali menjadi kurir pil sabu.

"Sekali transaksi dapat sejuta, rencananya mau diedarkan di Medan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawa Ganja untuk Diedarkan di Kampusnya, Mahasiswa Asal Pasaman Ini Ditangkap

Bawa Ganja untuk Diedarkan di Kampusnya, Mahasiswa Asal Pasaman Ini Ditangkap

Sumbar | Senin, 05 September 2022 | 18:13 WIB

Rehabilitasi Ditolak, Roby Geisha Sakau di Penjara?

Rehabilitasi Ditolak, Roby Geisha Sakau di Penjara?

Entertainment | Senin, 05 September 2022 | 17:17 WIB

Pemuda Asal Lok Tuan Ini Kembali Tertangkap karena Jual Sabu: Kami Tangkap Sebelum Transaksi

Pemuda Asal Lok Tuan Ini Kembali Tertangkap karena Jual Sabu: Kami Tangkap Sebelum Transaksi

Kaltim | Senin, 05 September 2022 | 16:00 WIB

Polisi Sita 9.500 Butir Pil Sabu di Medan, 5 Pelaku Ditangkap

Polisi Sita 9.500 Butir Pil Sabu di Medan, 5 Pelaku Ditangkap

Sumut | Senin, 05 September 2022 | 15:29 WIB

Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Kuasai Ruang Paripurna DPR Aceh

Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Kuasai Ruang Paripurna DPR Aceh

Sumut | Senin, 05 September 2022 | 15:00 WIB

Tarif Angkutan Umum di Aceh Naik 20 Persen Imbas Kenaikan Harga BBM

Tarif Angkutan Umum di Aceh Naik 20 Persen Imbas Kenaikan Harga BBM

Sumut | Senin, 05 September 2022 | 14:30 WIB

Emak-emak Dibuat Pusing, Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Naik

Emak-emak Dibuat Pusing, Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Naik

Sumut | Senin, 05 September 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

×